BERAU TERKINI – Harapan warga di wilayah hulu Kecamatan Kelay untuk menikmati akses jalan yang layak kembali pupus.

Jalan poros Batu Rajang di Kampung Gunung Sari, Kecamatan Segah, yang baru saja diperbaiki, kini kembali putus total.

Akibatnya, aktivitas masyarakat di lima kampung di hulu Kelay lumpuh.

Warga pun terpaksa bergotong royong membangun jembatan darurat dari kayu agar kendaraan masih bisa melintas, meski dengan risiko tinggi.

Warga Setempat, Alwan Sujatmiko, mengatakan, kerusakan terjadi di kilometer 64, tepatnya di sekitar Kampung Long Duhung.

Titik ini merupakan satu-satunya jalur penghubung dari Batu Rajang menuju lima kampung Long Duhung, Long Boi, Long Lamcin, Long Lamjan, hingga Long Sului.

“Sudah hampir seminggu jalan ini putus, belum ada perbaikan lanjutan dari pemerintah. Kami benar-benar kesulitan,” ungkapnya, Rabu (15/4/2026).

Kondisi ini pun memaksa masyarakat bertindak cepat.

Tanpa menunggu bantuan, warga membangun jembatan darurat secara swadaya menggunakan kayu seadanya agar roda perekonomian tidak sepenuhnya berhenti.

Namun, kondisi ini jauh dari kata aman. Selain rawan ambruk, jembatan darurat tersebut hanya bisa dilalui dengan sangat hati-hati, terutama oleh kendaraan roda empat.

“Ini terjadi sudah kurang lebih seminggu lamanya,” paparnya.

Dia berharap, Pemerintah Kabupaten Berau segera turun tangan melakukan perbaikan permanen.

Menurutnya, ketergantungan pada satu jalur tanpa dukungan infrastruktur yang memadai membuat masyarakat sangat rentan terhadap kondisi darurat seperti ini.

“Tidak ada jalan lain. Kalau ini putus, semua aktivitas ikut berhenti, ekonomi juga bisa terhenti kalau seperti ini terus. Pemerintah harus cepat tanggap,” pungkasnya. (*)