BERAU TERKINI – Malam yang seharusnya tenang bagi Laely, warga Kampung Labanan Makmur, Kecamatan Teluk Bayur, mendadak berubah menjadi operasi pencarian penghuni gelap.
Bukan maling atau kucing yang bersembunyi, melainkan sejumlah ular yang memilih AC sebagai tempat “nongkrong”.
Merasa tidak diundang, Laely pun menghubungi Pos Damkar Labanan pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 22.22 WITA.
Laporan yang masuk sederhana, yakni ada ular bersembunyi di dalam AC rumahnya.
Namun, siapa sangka, ketika petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau melakukan pemeriksaan, mereka justru menemukan “penghuni kos” lebih banyak dari perkiraan.
Alih-alih satu ekor, petugas berhasil mengevakuasi enam ekor ular hijau dari dalam AC tersebut.

Komandan Pos Damkar Labanan, Dwi Susilo, mengatakan, tim awalnya datang untuk mengevakuasi satu ular sesuai laporan warga.
Tetapi setelah dilakukan pencarian lebih teliti, ular-ular lain mulai bermunculan.
“Saat dilakukan pengecekan di sekitar AC, ternyata ditemukan enam ekor ular hijau dan semuanya berhasil dievakuasi dengan aman,” ujarnya, Kamis (4/6/2026).
Temuan tersebut sontak membuat petugas seperti sedang “panen ular” di tengah malam.
Beruntung, keenam reptil tersebut merupakan jenis ular hijau daun yang memiliki bisa rendah.
Meski demikian, Dwi mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh semua ular berwarna hijau.
“Tetapi tetap harus berhati-hati, karena ada juga jenis ular hijau yang berbahaya, terutama yang memiliki ekor berwarna merah,” jelasnya.
Ia mengimbau warga untuk tidak mencoba menjadi pawang dadakan ketika menemukan ular di rumah.
Selain berisiko digigit, salah mengenali jenis ular juga bisa berakibat fatal.
“Kalau menemukan ular, lebih baik hubungi petugas. Jangan sampai niat mengusir malah berakhir masuk rumah sakit,” katanya.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa AC bukan hanya tempat mengeluarkan udara dingin.
Bagi sebagian ular, rupanya AC juga bisa dianggap sebagai hunian nyaman dan strategis untuk berkumpul. (*)
