BERAU TERKINI – Ketua IPSI Berau hasil Muskab 2026 yakni Aan Wibowo menetapkan target pencak silat di Porprov Kaltim 2026.

Aan Wibowo resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Berau, dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) IPSI Berau, Sabtu (15/8/2026).

Aan menggantikan Puguh Supriyanto yang sebelumnya memimpin organisasi pencak silat di Kabupaten Berau. Usai terpilih, Aan Wibowo menyatakan siap mengemban amanah tersebut.

Salah satu fokus terdekatnya adalah, mempersiapkan atlet Berau menghadapi Porprov Kaltim 2026, yang akan digelar di Kabupaten Paser pada November mendatang.

“Porprov sedang dipersiapkan atletnya. Target Berau berdasarkan kesiapan para atlet, Insyaallah masuk tiga besar perolehan medali terbanyak,” kata Aan.

Ketua IPSI Berau, Aan Wibowo (Ist)
Ketua IPSI Berau, Aan Wibowo (Ist)

Tak hanya mengejar prestasi di ajang olahraga, Aan juga telah menyiapkan sejumlah program kerja untuk membawa IPSI Berau berkembang lebih baik.

Ia mengusung visi menjadikan pencak silat sebagai olahraga unggulan, berprestasi, berbudaya, dan berkarakter.

“Itu harus dicapai, untuk mendukung terwujudnya Kabupaten Berau yang sehat, kuat, dan berdaya saing,” jelasnya.

Dalam bidang prestasi dan pembinaan, IPSI Berau akan mendorong pembinaan atlet mulai usia dini, hingga senior secara berjenjang dan berkelanjutan.

Program tersebut juga diarahkan untuk mencetak atlet berprestasi di tingkat provinsi, nasional hingga internasional.

Selain itu, kejuaraan pencak silat antarp perguruan dan antarsekolah akan didorong untuk digelar secara rutin. Kualitas pelatih, juri, dan wasit bersertifikat juga menjadi perhatian untuk meningkatkan kualitas pembinaan.

Di bidang budaya dan pelestarian lanjut Aan, IPSI Berau berkomitmen menjaga nilai-nilai luhur pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.

“Seni, jurus, dan tradisi pencak silat juga akan kembali dihidupkan, termasuk mendorong pencak silat menjadi kegiatan ekstrakurikuler di sekolah,” paparnya.

Sementara dari sisi organisasi, Aan ingin memperkuat konsolidasi antarp perguruan silat se-Kabupaten Berau. Tata kelola IPSI juga akan diarahkan agar lebih transparan, profesional, dan akuntabel.

“Saya juga mendorong sinergitas dan kerja sama dengan pemerintah daerah, KONI, maupun pihak swasta. Terutama untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana latihan para atlet,” ujarnya.

Tak kalah penting, IPSI Berau juga membawa misi pembentukan karakter generasi muda.

Pencak silat diharapkan, tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga membentuk generasi yang disiplin, sportif, memiliki rasa cinta tanah air. Serta mampu berkontribusi dalam kegiatan sosial dan bela negara.

“Di kepengurusan baru ini, harapannya IPSI Berau tetap solid, dan menjadikan pencak silat sebagai salah satu cabang olahraga unggulan, yang mampu mengharumkan nama Bumi Batiwakkal di tingkat provinsi hingga nasional,” pungkasnya.