BERAU TERKINI — Gelombang keluhan dan kekecewaan masyarakat Kabupaten Berau terkait pemadaman listrik yang berulang terus membanjiri pesan di media sosial Berau Terkini.
Warga dari berbagai wilayah mendesak keseriusan Pemerintah Kabupaten Berau dan manajemen PLN dalam menyelesaikan krisis kelistrikan yang dinilai kian merugikan.
Kekecewaan mendalam salah satunya disampaikan akun Facebook Joko Alfarizki. Ia menyoroti seringnya gangguan listrik padam, khususnya di wilayah Merancang dan sekitarnya, yang dinilai sangat memalukan untuk daerah kaya sumber daya seperti Berau.
“Yang Terhormat Bupati Berau dan instansi pemerintah (PLN). Dengan ini kami memohon agar ada pertanggungjawaban atas sering terganggu listrik padam, kami masyarakat Berau sangat resah dan kecewa dengan ‘listrik padam’. Tolong bekerja, jangan tidur atau tutup mata,” pesannya kepada Berau Terkini.
Ia juga menambahkan ketegasannya atas kondisi pelayanan di era modern saat ini.
“Berau ini wilayah yang kaya raya tapi listrik sering padam, sungguh sangatlah memalukan dan keterlaluan. Hari gini dan zaman modern listrik saja padam terus, sangat menyebalkan sekali,” tegasnya.
Kondisi tak kalah memprihatinkan dialami warga di Tubaan, Kecamatan Tabalar. Akun Facebook Liz Art mengeluhkan pemadaman listrik berkepanjangan di kawasan Kampung Tubaan yang telah berlangsung lebih dari 20 jam sejak sore hari sebelumnya, Minggu (25/10/2026).
“Min, minta tolong up untuk listrik di tempat kami daerah Tubaan, Tabalar, kok belum nyala dari kemarin sore. Sudah 20-an jam lebih. Busuk semua jualan kami,” ungkapnya.
Dampak pemadaman berdurasi panjang tersebut tidak hanya melumpuhkan aktivitas harian warga, tetapi juga menimbulkan kerugian materiil bagi para pelaku usaha kecil akibat bahan dagangan yang membusuk.
“Bingung kami di sini. Sdh 20-an jam lebih. Mau bersuara ke mana kami bingung. (Listrik mati) satu kali kemarin sore, tapi matinya sampai sekarang belum nyala,” keluhnya lagi.
Rangkaian keluhan netizen ini menjadi gambaran nyata betapa tingginya ketergantungan dan harapan masyarakat terhadap keandalan pasokan listrik.
Warga berharap Pemkab Berau dan PLN dapat memberikan solusi konkrit dan permanen agar krisis listrik tidak terus berulang. (*)
