BERAU TERKINI – Presiden Prabowo berjanji meningkatkan alokasi anggaran ke daerah.
Presiden Prabowo menghadiri Rakornas Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) pada Kamis (22/10/2026).
Acara itu turut dihadiri kepala daerah, Gubernur, Bupati, Wali Kota se-Indonesia.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyinggung soal pemerataan pembangunan. Di mana pembangunan tak boleh lagi terpusat melainkan harus dirasakan oleh daerah.
“Kita akan fokus tingkatkan ekonomi, tidak hanya dari atas, dari bawah, dari daerah-daerah, semua daerah akan kita bangun,” kata Presiden Prabowo dikutip dari siaran YouTube Sekretariat Presiden.
Dirinya pun menjanjikan tambahan alokasi anggaran kepada daerah. Menurutnya, mulai 2027 mendatang alokasi anggaran untuk daerah akan ditambah.
“Dan para bupati dan para gubernur, jangan khawatir, bukan kita kurangi uang ke kabupatenmu dan provinsimu,” ujarnya.
“Nanti saya buktikan, uang yang mengalir ke kabupatenmu dan provinsimu itu jauh lebih daripada yang sebelum ini, dan tahun akan datang saya yakini akan lebih banyak uang kita salurkan,” jelasnya.
Meski demikian, tidak dijelaskan lebih lanjut mengenai peningkatan alokasi anggaran apa yang akan diterima oleh daerah.

TKD Naik Tipis
Untuk diketahui, kepala daerah di Indonesia kini mengeluhkan kondisi fiskal daerah yang terbatas. Kondisi itu tak lepas dari kebijakan efisiensi anggaran oleh pemerintah pusat.
Lewat efisiensi anggaran, pemerintah pusat memangkas alokasi transfer ke daerah atau TKD. Akibatnya porsi pendapatan daerah dari pusat semakin mengecil.
Sebelumnya diberitakan, pemerintah pusat melalui Kemenkeu telah menganggarkan dana TKD.
Alokasi dana TKD pada APBN 2027 naik tipis sebesar 5,5 persen dari sebelumnya Rp 696,9 triliun menjadi Rp 735 triliun.
Dengan kenaikan tipis itu, ruang fiskal daerah dipastikan bakal menyempit seperti tahun sebelumnya sejak kebijakan efisiensi anggaran dilakukan.
