BERAU TERKINI – Proses mekanisme penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) berubah, Dinsos Berau singgung sinkronisasi DTSEN.
Penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) di Berau mengalami perubahan mekanisme. Dari semula diberikan tiap triwulan kini diberikan sekali dalam setahun.
Menurut Sekretaris Dinsos Berau Harjupri, perubahan itu berkaitan dengan sinkronisasi data dengan DTSEN Kemensos.
“Kalau tahun kemarin penerima itu berdasarkan usulan dari kampung, kelurahan, kemudian diverifikasi sama Dinsos,” kata Harjupri.
“Sekarang usulan itu harus kita sinkronisasi dengan DTSEN, Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional,” jelasnya.

Tak hanya perubahan mekanisme, Harjupri mengakui sinkronisasi data DTSEN membuat jumlah penerima BLT juga mengalami perubahan.
Meski demikian, jika ditemukan ketidakcocokan penerima manfaat maka masih bisa dilakukan perbaikan data lewat groundcheck.
“Kalau kemarin itu kan seribu lebih, sekarang ini mungkin hampir separuh ya, karena tadi kita pakai DTSEN,” katanya.
“Sehingga barangkali yang memang tidak sesuai itu karena itu, karena tidak masuk ke bagian yang sudah selesai groundcheck. Bisa diperbarui, jadi proses memperbarui itu memerlukan waktu kurang lebih tiga bulan,” jelasnya.
