BERAU TERKINI – Persiapan kontingen Berau menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 terus dimatangkan usai mendapat anggaran Rp3 miliar di APBD Perubahan.

Kabar tambahan anggaran sebesar Rp3 miliar itu membuat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Berau kembali menghitung kebutuhan kontingen.

Hal tersebut dibahas dalam rapat evaluasi persiapan Porprov Kaltim 2026 yang digelar KONI Berau bersama Dispora Berau, Kamis (1/10/2026).

Dalam rapat tersebut, KONI mengevaluasi progres persiapan setelah adanya kepastian anggaran perubahan. 

Tambahan anggaran disebut berasal dari Rp1,5 miliar yang diperjuangkan DPRD Berau dan Rp1,5 miliar dari Pemerintah Kabupaten Berau.

Rapat evaluasi antara KONI Berau, Dispora Berau, dan sejumlah cabor membahas persiapan Porprov Kaltim 2026 di Kantor Dispora Berau, Kamis (1/10/2026).
Rapat evaluasi antara KONI Berau, Dispora Berau, dan sejumlah cabor membahas persiapan Porprov Kaltim 2026 di Kantor Dispora Berau, Kamis (1/10/2026).

Ketua KONI Berau, Taupan Madjid, mengatakan, informasi mengenai tambahan Rp1,5 miliar dari DPRD diperoleh setelah dirinya mendapat telepon dari Ketua DPRD Berau. 

Tambahan tersebut diperjuangkan bersama anggota DPRD lainnya, termasuk legislator yang memiliki keterkaitan dengan cabang olahraga (cabor).

“Ini kabar baik juga untuk kita dalam mempersiapkan atlet-atlet kita mengikuti Porprov. Dengan adanya anggaran ini, kita harus berhitung lagi, termasuk akomodasi, uang saku atlet, transportasi dan penginapan,” ujarnya.

Jika ditambah dengan anggaran Porprov yang telah dialokasikan dalam APBD murni sebesar Rp1,5 miliar, maka total anggaran yang tersedia untuk kebutuhan Porprov Berau mencapai sekitar Rp4,5 miliar.

KONI Berau selanjutnya akan menyusun kembali kebutuhan kontingen berdasarkan kemampuan anggaran tersebut. 

Hasil perhitungan nantinya akan dilaporkan kepada Sekretaris Kabupaten Berau selaku Ketua Kontingen Berau.

KONI juga meminta seluruh cabang olahraga untuk tetap mempersiapkan diri secara maksimal. 

Namun, dengan keterbatasan anggaran, prioritas akan diberikan kepada cabor yang dinilai memiliki peluang meraih medali.

“Saya sampaikan ke cabor, kita all out saja. Tetapi diprioritaskan cabor dan atlet di zona medali,” katanya.

Selain mengandalkan anggaran pemerintah, KONI Berau juga masih berupaya mencari dukungan pembiayaan dari sumber lain, terutama melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

“Kami juga akan berusaha mencari sumber dana lain, terutama CSR. Jadi kita optimis saja,” tuturnya.

Untuk kebutuhan perlengkapan kontingen, KONI memastikan seluruh atlet dan official akan dibekali perlengkapan pertandingan dan kontingen, mulai dari pakaian, sepatu, topi hingga jaket.

Pada Porprov Kaltim 2026, Berau diproyeksikan mengikutsertakan 47 cabang olahraga dengan sekitar 732 atlet dan official. 

Jika ditambah pendamping serta tim medis, total kekuatan kontingen diperkirakan mencapai sekitar 800 orang.

KONI Berau menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD Berau, khususnya para legislator, yang turut memberikan perhatian terhadap pembinaan dan kebutuhan cabang olahraga di daerah.

“Terima kasih kepada Ketua DPRD dan anggota DPRD, terutama yang memegang cabor, dan Pemkab Berau,” pungkasnya. (*)