BERAU TERKINI — Universitas Muhammadiyah Berau (UMB) kini punya nakhoda baru untuk periode 2026–2030.

Nahwani Fadelan resmi menggantikan rektor sebelumnya, Muhammad Bayu, yang telah mengabdi pada periode 2022–2026.

Bupati Berau yang diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Perekonomian, Andi Marewangeng, menyampaikan selamat kepada rektor terpilih.

Pemerintah daerah berharap amanah ini dijalankan dengan penuh kreativitas dan inovasi. 

Saat ini, UMB menaungi tujuh program studi yang meliputi akuntansi, ekonomi pembangunan, manajemen, bisnis digital, konservasi biologi, perencanaan wilayah kota, dan teknik sipil.

WhatsApp Image 2026 09 28 at 14.43.00

“Kami menyadari Berau tidak bisa maju tanpa kampus yang maju, sebagaimana visi Kabupaten Berau,” ungkapnya, Senin (28/9/2026).

Pemerintah Kabupaten Berau menitipkan tiga poin penting kepada UMB. 

Pertama, meningkatkan kualitas akademik dan akreditasi agar menjadi kampus pilihan utama, sehingga putra-daerah tidak perlu kuliah ke luar daerah. 

Kedua, memperkuat riset dan pengabdian berbasis potensi lokal, seperti keanekaragaman hayati, ekowisata, dan ekonomi kreatif guna mendukung pengusulan geosite Berau menjadi geopark nasional. 

Ketiga, mempererat sinergi dengan pemerintah daerah.

“Kita Bapelitbang sekarang sudah berubah jadi Bapperida. Jadi di situ kita bisa berkolaborasi dalam penelitian,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor UMB terpilih, Nahwani Fadelan, menilai pendidikan merupakan bentuk investasi paling terjamin. 

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Muhammad Bayu atas fondasi kemajuan yang telah diberikan selama masa kepemimpinannya.

“Saya kira kalau kita investasi pasti ada jaminan dan yang paling menguntungkan itu adalah pendidikan,” katanya.

“Saya sendiri melihat organisasi ini mencoba secara lebih komprehensif ya, bukan hanya dari sisi kurangnya, tapi jauh peningkatannya, Alhamdulillah,” imbuhnya.

Nahwani turut meminta dukungan seluruh pihak untuk bersama-sama membawa UMB ke arah yang lebih baik.

“Mohon semuanya, doanya, dukungannya sesuai dengan kapasitas kita masing-masing untuk menjadikan Universitas Muhammadiyah Berau ini bisa menjadi lebih baik ke depannya,” pungkasnya. (*)