BERAU TERKINI – Dukungan terus mengalir dari tokoh Kalimantan Timur bagi Bulqis Sastra yang bersiap menghadapi malam puncak pemilihan Putra Putri Batik Nusantara 2026. 

Voting melalui platform votera.id yang telah berlangsung sejak 21 Agustus kini memasuki masa-masa akhir menjelang penutupan pada 27 September pukul 20.00 WIB.

Sementara, malam puncak pemilihan Putra Putri Batik Nusantara 2026 dijadwalkan berlangsung pada 27-28 September.

Sebagai satu-satunya wakil dari Bumi Mulawarman di ajang bergengsi tingkat nasional tersebut, Bulqis mendapatkan apresiasi khusus dari anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Golkar Dapil Kalimantan Timur yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kaltim, Syarifah Suraidah.

Ketua TP PKK Kalimantan Timur, Syarifah Suraidah.
Ketua TP PKK Kalimantan Timur, Syarifah Suraidah.

Syarifah menilai pencapaian Bulqis menembus babak final merupakan bukti nyata prestasi, keberanian, dan representasi generasi muda Kaltim dalam mengangkat harkat budaya daerah ke panggung nasional.

“Teruslah melangkah dengan percaya diri, tampilkan yang terbaik dari dirimu, bukan hanya sebagai seorang finalis, tetapi sebagai representasi generasi muda Kalimantan Timur,” pesan Syarifah.

Istri Gubernur Rudy Mas’ud ini menambahkan, Kaltim menyimpan kekayaan budaya yang luar biasa, sehingga momen ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memperkenalkan nilai, keindahan, dan karakter khas budaya lokal kepada masyarakat luas di seluruh Indonesia. 

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi memberikan dukungan suara bagi perjuangan Bulqis.

“Mari kita bersama-sama memberikan dukungan terbaik kepada Bulqis Sastra,” ajaknya.

Syarifah berharap agar finalis asal Kabupaten Berau tersebut dapat mengerahkan seluruh kemampuan terbaiknya, tampil elegan, serta menginspirasi generasi muda lainnya untuk terus mencintai dan melestarikan warisan batik nusantara.

“Semoga langkahmu di final menjadi langkah menuju prestasi yang lebih tinggi dan membawa kebanggaan bagi Kalimantan Timur dan Indonesia,” pungkasnya. (*)