BERAU TERKINI – Striker cadangan Real Madrid Carlos Espi menjadi penyelamat wajah Los Blancos yang hampir ditahan imbang Elche, di laga pekan keenam La Liga dini hari tadi.
Satu gol Espi pada menit injury time, menghentikan tekanan berat yang didera skuad Real Madrid jelang akhir laga.
Assist dari Kylian Mbappe di kotak 16 Elche, mampu dikonversi menjadi gol. Real Madrid menang 2-3 atas Elche.
Dalam laporan Marca, disebutkan bila Real Madrid tampil agresif di babak pertama.
Dengan dua gol lewat kaki Kylian Mbappe dan tendangan bebas Arda Guler.
Namun di babak kedua, konsentrasi pemain buyar. Gol cepat Abiel Osorio di menit ke 71 dan Fer Nino 12 menit setelahnya, menjadi momen penghakiman atas penampilan skuad Jose Mourinho.
Strategi lawas Mourinho berhasil. Memainkan sampai lima penyerang dalam satu laga.
Memasukkan Endrick dan Carlos Espi untuk menambah daya gedor Kylian Mbappe, Vinicius Junior dan Brahim Diaz yang kesulitan membongkar pertahanan Elche di menit akhir.

Espi merupakan striker murni yang mencari peluang di mulut gawang musuh.
Formula yang selalu teruji manjur ketika Real Madrid berada di bawah tekanan penuh untuk mencuri poin.
Namun hal ini tentu bukan menjadi kabar gembira untuk skuad Mourinho.
Sebab strategis usang itu akan mudah dibaca untuk level lawan yang berada di atas Elche.
Ketika cara itu terus diandalkan, bukan tidak mungkin Real Madrid akan kembali puasa gelar pada musim ini.
Pekerjaan rumah selanjutnya, yakni memastikan sinergi lini pertahanan dan gelandang yang acap kali kehilangan penguasaan bola.
Meskipun pada malam tadi, Jude Bellingham dan Arda Guler dinilai tampil baik sebelum ditarik keluar lapangan.
