BERAU TERKINI – Guyuran hujan deras yang melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Berau pada Rabu (9/9/2026) malam memberikan angin segar bagi upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Berdasarkan data BMKG Kalimantan Timur, jumlah titik panas (hotspot) di Bumi Batiwakkal tercatat mulai mengalami penurunan.

Dalam pemantauan data infografis titik panas Kalimantan Timur periode 9 September 2026 mulai pukul 01.00-24.00 WITA, terdeteksi sebanyak 163 titik panas yang tersebar di delapan kabupaten dan kota.

Kabupaten Berau kini berada di posisi kedua terbanyak dengan total 50 titik panas, berada di bawah Kabupaten Kutai Kartanegara yang mencatatkan 64 titik. 

Dari total 50 titik yang terdeteksi di Berau, BMKG mencatat 4 titik berada pada tingkat kepercayaan rendah (Low), 45 titik tingkat menengah (Medium), dan 1 titik pada tingkat kepercayaan tinggi (High).

Penurunan angka hotspot ini terbilang signifikan jika dibandingkan dengan kondisi hari-hari sebelumnya saat karhutla sedang meluas. 

Kendati demikian, tim gabungan penanggulangan karhutla di lapangan tetap disiagakan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api seiring dengan tingkat kelembapan tanah yang dinamis.

Masyarakat dan para pihak terkait diminta untuk terus memantau pembaruan detail data koordinat titik panas secara berkala melalui laman resmi BMKG Kaltim serta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla susulan. (*)