BERAU TERKINI – Guna mengatasi karhutla di Kaltim, TNI AU kerahkan pesawat casa.
Kasus karhutla di Kalimantan menyita perhatian publik dan menjadi sorotan nasional.
Kabut asap yang ditimbulkand dari karhutla telah berdampak pada aktivitas dan kesehatan masyarakat.
Sebelumnya, tim gabungan dari TNI Polri, BNPB dan BMKG serta Kemenhut fokus memadamkan api karhutla di Kalbar, Kalteng dan Kalsel.
Ketiga provinsi itu diketahui memiliki titik panas atau hotspot terbanyak.

Kini fokus pemadaman api karhutla beralih ke Kaltim yang juga terdeteksi memiliki ribuan titik panas atau hotspot.
Diketahui beberapa daerah di Kaltim dilanda karhutla dan memiliki hotspot dengan jumlah besar seperti di Samarinda, Kutai Timur, Kutai Kartanegara hingga Berau.
Dilansir akun Instagram resmi TNI AU @militer.udara, sebanyak tiga unit pesawat jenis Casa dikerahkan TNI AU untuk atasi karhutla di Kaltim.
Ketiga unit pesawat itu diterbangkan dari Lanud Abdulrachman Saleh Malang pada Jumat (20/8/2026).

Nantinya pesawat casa itu akan membantu upaya modifikasi cuaca atau hujan buatan.
“TNI AU mengerahkan tiga pesawat jenis Casa NC-212 dari Skadron Udara 4 untuk mendukung Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Kalimantan,” tulis akun Instagram TNI AU.
“Pesawat tersebut terbang dari Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jumat siang (21/8/2026), menuju Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur untuk memperkuat dukungan penanganan Karhutla di wilayah tersebut,” jelasnya.
Tiga pesawat tersebut menambah kekuatan armada yang telah berada di Kalimantan. Saat ini, sebanyak 20 pesawat berbagai jenis yang dikerahkan oleh BPBD telah beroperasi di wilayah Kalimantan.
Pesawat itu terdiri atas lima helikopter, tiga pesawat untuk modifikasi cuaca, dan 12 helikopter besar untuk operasi water bombing.
