BERAU TERKINI – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau mencatat sebanyak 3.400 pencari kerja memadati gelaran Job Fair Berau 2026 yang berlangsung selama dua hari.

Kegiatan ini diikuti 26 penyedia lowongan kerja itu terdiri dari 23 perusahaan, Kantor Pos, layanan job counseling, hingga Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI).

Sebanyak 450 lebih lowongan pekerjaan dibuka dalam bursa kerja tahunan ini, di mana sektor pertambangan masih menjadi daya tarik utama para pelamar.

“Ada 450 lowongan lebih dengan masih sektor pertambangan lebih dijadikan tujuan utama,” kata Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja Disnakertrans Berau, Dewi Rakhmasari, saat dihubungi Berauterkini, Kamis (20/8/2026).

Suasana hari kedua job fair Kabupaten Berau 2026 di SM Tower Hotel, Kamis (30/7/2026). (Adrikni/BT)
Suasana hari kedua job fair Kabupaten Berau 2026 di SM Tower Hotel, Kamis (30/7/2026). (Adrikni/BT)

Dewi mengungkapkan terjadi dinamika unik pada pelaksanaan tahun ini. 

Jumlah perusahaan peserta mengalami penurunan, sedangkan jumlah pencari kerja justru melonjak dibanding tahun sebelumnya.

“Jumlah perusahaan yang berpartisipasi di tahun ini lebih sedikit dan untuk jumlah pencari kerja ada peningkatan dari tahun lalu,” ujarnya.

Sejumlah tantangan turut mewarnai ajang ini, mulai dari minimnya kuota lowongan sektor formal, ketidaksesuaian kualifikasi pelamar dengan kebutuhan perusahaan, hingga hambatan geografis bagi warga pemukiman terpencil untuk hadir langsung.

“Jangkauan letak geografis Kabupaten Berau menjadikan masyarakat yang tinggal di daerah terpencil dan terluar terkendala untuk ikut serta pada event Berau Job Fair,” ujarnya.

Mengenai total realisasi penyerapan tenaga kerja lokal, Disnakertrans memberi tenggat waktu satu bulan bagi seluruh perusahaan peserta untuk menyerahkan laporan hasil seleksi. 

Dewi berharap jumlah pelamar yang terserap bisa maksimal demi menekan tingkat pengangguran di Kabupaten Berau. (*)