BERAU TERKINI – Simak cerita Fenny Angela dan Az Zahratul Jannah para pembawa baki Paskibraka Berau yang bertugas di HUT RI.

Bertugas sebagai pasukan pengibar bendera pusaka atau Paskibraka merupakan kebanggaan tersendiri bagi murid SMA di Berau.

Selain mendapatkan pengalaman pelatihan selama dua pekan terakhir, murid yang dikukuhkan sebagai Paskibraka juga membawa nama baik sekolah, dan kampung halamannya.

Meski demikian momen demam panggung kerap hadir saat tugas menjadi pembawa baki diberikan.

Hal itu lah yang dialami oleh Fenny Angela dan Az Zahratul Jannah. Mereka masing-masing bertugas sebagai pembawa baki bendera merah putih pada tugas pengibaran bendera serta penurunan bendera.

Fenny Angela, siswi SMA Negeri 2 Tanjung Redeb asal Kecamatan Segah saat dipercaya menjadi pembawa baki dalam Upacara Detik-detik Proklamasi HUT ke-81 Republik Indonesia di Lapangan Pemuda, Senin (17/8/2026).

WhatsApp Image 2026 08 17 at 08.39.09

Di balik penampilannya yang tenang ketika membawa baki Bendera Merah Putih, tersimpan proses latihan yang tidak singkat.

Setiap gerakan harus dilakukan dengan penuh ketelitian, mulai dari langkah, kecepatan berjalan, sikap tubuh, hingga posisi tangan saat membawa baki.

Sebab, tugas pembawa baki merupakan salah satu bagian penting dalam rangkaian pengibaran bendera yang disaksikan oleh ribuan masyarakat.

Dia mengaku sempat gugup saat memulai upacara. Namun pengalaman pelatihan membuat dirinya tetap tenang saat bertugas.

“Awalnya tentu merasa gugup, karena ini tanggung jawab yang besar. Tapi saya berusaha fokus dan mengingat semua latihan yang sudah dijalani,” ujar Fenny Angela.

“Saya bersyukur bisa mendapat kesempatan ini. Selama latihan memang capek, tetapi saya berusaha menjalaninya dengan disiplin dan tidak mudah menyerah,” katanya.

Perjalanan Fenny dari Segah menuju posisi pembawa baki juga menjadi gambaran kesempatan untuk berprestasi terbuka bagi generasi muda dari seluruh wilayah Berau.

Pembawa baki saat upacara penurunan bendera asal SMAN 4 Berau, Az Zahratul Jannah. (Adrikni/BT)
Pembawa baki saat upacara penurunan bendera asal SMAN 4 Berau, Az Zahratul Jannah. (Adrikni/BT)

Rasa gugup juga menerpa Az Zahratul Jannah, siswi SMAN 4 Berau yang dipercaya mengemban tugas sebagai pembawa baki saat upacara penurunan Bendera Merah Putih.

Zahra mengaku rasa panik dan gugup sempat menyelimutinya sebelum memasuki lapangan upacara.

Namun, seluruh ketegangan tersebut terbayar tuntas setelah ia berhasil menyerahkan kembali Sang Merah Putih dengan sempurna.

“Sangat deg-degan dari sebelum ke lapangan. Saya sangat bahagia karena bisa mengibarkan bendera merah putih,” ungkap Zahra kepada Berauterkini.

Dirinya juga mengaku bangga bisa sukses menyelesaikan tugas Paskibraka, tugas yang sudah ia impikan sejak di bangku SMP lalu.

“Pas SMP saya memang niat untuk menjadi Paskibraka, ternyata saya lolos sampai detik ini dan jadi pembawa baki,” tuturnya.