BERAU TERKINI – Akses udara menuju kawasan wisata Maratua terus diupayakan untuk diperkuat.
Salah satunya melalui rencana perubahan rute penerbangan dari Bandara Kalimarau Berau yang selama ini melayani rute Berau–Samarinda menjadi Berau–Maratua–Samarinda.
Kepala Bandara Kalimarau Berau, Patah Atabri, mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dan komunikasi dengan maskapai terkait rencana perubahan rute tersebut.
Langkah ini diharapkan dapat membuka akses penerbangan menuju Maratua sekaligus mendukung pengembangan pariwisata di Berau.
“Untuk rute Berau-Samarinda itu nanti diusulkan dialihkan menjadi Berau-Maratuа-Samarinda. Begitu juga dari Samarinda ke Berau bisa melalui Maratua,” ujarnya.

Patah menjelaskan, rencana tersebut masih dalam tahap lobi dan negosiasi dengan maskapai.
Jika disetujui, maskapai yang melayani penerbangan tersebut tetap sama seperti sebelumnya, dengan penerbangan yang direncanakan berlangsung setiap hari.
Dengan skema tersebut, akses menuju Bandara Maratua nantinya tidak hanya dapat ditempuh dari Berau, tetapi juga dari Samarinda.
Sebaliknya, masyarakat dari Maratua yang hendak menuju Samarinda juga memiliki pilihan melalui rute yang sama.
“Selama ini, rute Berau-Samarinda setiap hari. Jadi nanti diharapkan rutenya bisa dialihkan menjadi Berau-Maratua-Samarinda. Demikian juga sebaliknya, Samarinda-Maratuа-Berau,” jelasnya.
Namun, terkait tarif tiket, Patah menyebut belum dapat memastikan besaran harga yang akan diterapkan.
Sebab, perubahan rute tersebut masih harus mendapat persetujuan maskapai dan selanjutnya dilakukan kajian mengenai tarif.
Menurutnya, persoalan harga tiket menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan karena penerbangan menuju Maratua sebelumnya memiliki biaya operasional yang cukup tinggi.
Salah satu faktor yang memengaruhi adalah penggunaan bahan bakar pesawat.
“Untuk harga tiketnya masih dikaji. Kemarin untuk rute Berau-Maratua memang tiketnya cukup tinggi. Perbandingannya dengan jet fuel juga sekitar tiga kali lipat. Nanti mungkin akan dikaji dari maskapai,” katanya.
Ia menambahkan, pihaknya saat ini memprioritaskan agar perubahan rute tersebut terlebih dahulu dapat disetujui.
Setelah itu, pembahasan mengenai penyesuaian tarif tiket akan dilakukan lebih lanjut dengan mempertimbangkan kondisi operasional penerbangan.
Patah berharap usulan perubahan rute tersebut dapat disetujui, sehingga konektivitas udara menuju salah satu destinasi unggulan Berau itu semakin terbuka.
“Yang penting perubahan rute disetujui dulu, baru penyesuaian harga tiketnya. Untuk ratenya belum tahu, itu nanti dikaji juga,” pungkasnya. (*)
