BERAU TERKINI – Simak cara cek desil di basis data DTSEN Kemensos.
Pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM dan Kemenkeu berencana memperketat penyaluran BBM bersubsidi.
Penyaluran BBM Bersubsidi seperti Pertalite nantinya berdasarkan data desil DTSEN.
Data desil diketahui merupakan pengelompokan warga berdasarkan tingkat kemampuan ekonomi.
Dalam data desil DTSEN, terdapat 10 kelompok dimulai dari desil 1 hingga desil 10, di mana semakin tinggi angka desil maka masuk kelompok masyarakat kaya.
Menurut Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, masih banyak warga yang masuk dalam desil 9-10 mengonsumsi BBM bersubsidi Pertalite.
Dirinya pun ingin melakukan penertiban dalam penyaluran BBM bersubsidi sehingga bisa tepat sasaran.

Lantas bagaimana cara mengecek desil di basis data DTSEN Kemensos? Dihimpun Berauterkini.co.id, berikut ini langkah-langkah cek desil DTSEN.
Langkah pertama ialah dengan mengakses laman cekbansos.kemensos.go.id
Kemudian melakukan pencarian data dengan langkah berikut:
1 Masukkan NIK (Nomor Induk Kependudukan) 16 digit sesuai KTP
2 Ketikkan huruf kode yang tertera dalam kotak
3 Jika huruf kode kurang jelas, klik icon untuk refresh
4 Klik tombol CARI DATA
Jika berhasil maka tampilan layar akan menunjukkan data NIK warga dan kategori desil serta jenis bantuan yang didapat mulai dari PKH, Bansos, hingga PBI-JK.
Namun jika ada kekeliruan dalam tampilan data maka pihak Kemensos memberi catatan soal data yang ditampilkan.
“Desil bersifat dinamis, jika tidak sesuai dapat diperbarui melalui desa/kelurahan dan dinas sosial atau melalui aplikasi cek bansos dengan menyampaikan data sesuai kondisi nyata,” tulis laman resmi Kemensos.
“Selanjutnya desil akan dihitung ulang oleh BPS secara periodik,” jelasnya.
