BERAU TERKINI – Kabupaten Berau diprediksi akan dilanda kekeringan 11 saampai 20 hari ke depan alias tanpa guyuran hujan.

Kondisi tersebut terpantau dalam data Hari Tanpa Hujan (HTH) berturut-turut dari BMKG Kaltim per 10 Agustus 2026 kemarin.

Berdasarkan data tersebut, HTH terlama berada di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dan Paser yang tercatat mencapai 18 hari.

Data HTH Kaltim
Data sebaran Hari Tanpa Hujan di Kaltim. (BMKG Kaltim)

Kondisi kekeringan di Berau, diketahui telah terjadi sejak 1 Agustus lalu, dimana guyuran hujan ringan terjadi pada 2 Agustus.

Setelahnya, dari 3 Agustus sampai 11 Agustus, belum ada hujan yang mengguyur Berau.

Dari data yang sama, untuk kawasan Kecamatan Tanjung Redeb, Sambaliung dan Tabalar masuk dalam klasifikasi 11-20 hari.

Sementara di Teluk Bayur, dengan klasifikasi jumlah hari jangka pendek yakni 6-10 hari.

Bila merujuk pada peta prediksi peluang curah hujan Dasrian II pada 11 sampai 20 Agustus nanti, akan sangat kecil terjadi hujan.

Data Prediksi Hujan
Data prediksi curah hujan di seluruh wilayah Kaltim. (BMKG Kaltim)

Peluang terjadinya hujan dengan intensitas rendah sangat tinggi. Mencapai 80 sampai 90 persen.

Dengan artian, tetap berpotensi terjadi hujan hanya saja dengan curah hujan yang sangat rendah di sebagian besar wilayah Kabupaten Berau.

Atas situasi tersebut, disarankan kepada semua warga Berau untuk tetap waspada dengan potensi kekeringan.

BPBD Berau menganjurkan agar warga dapat berhemat air bersih, baik untuk konsumsi maupun untuk kebutuhan sehari-hari.

Sebab debit air sungai akan menyusut. Serta dengan kondisi permukaan tanah yang akan terasa lebih panas dari hari biasnaya.

Selain itu, dengan kekeringan yang terjadi, maka hutan akan lebih sensitif terhadap api.

Hutan akan sangat rawan terhadap bencana Karhutla di semua wilayah Berau.