BERAU TERKINI – Pengurus Besar Jujitsu Indonesia (PBJI) Kabupaten Berau, kini memiliki nahkoda baru.

Dio Aditya Ardhindra Putra terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PBJI Berau melalui Musyawarah Kabupaten (Muskab) PBJI Berau 2026.

Muskab tersebut digelar pada Sabtu (8/8/2026) kemarin, di ruang rapat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Berau.

Pemilihan secara aklamasi menandai kesepakatan pengurus untuk memberikan mandat kepada Dio dalam memimpin pembinaan olahraga jujitsu di Berau.

Usai terpilih secara aklamasi, Dio mengatakan, amanah tersebut akan dijalankan dengan fokus utama memperkuat soliditas organisasi dan meningkatkan pembinaan atlet, khususnya dari kelompok usia dini.

“Ke depan yang paling utama adalah meningkatkan soliditas pengurus, kemudian pembinaan jujitsu usia dini. Kami juga harus mempersiapkan atlet menghadapi Porprov 2026,” kata Dio.

Penyerahan panji kepemimpinan PBJI kepada Dio Aditya Adhindra Putra saat Muskab PBJI Berat, Sabtu (8/8/2026) di Sekretariat KONI Berau.
Penyerahan panji kepemimpinan PBJI kepada Dio Aditya Adhindra Putra saat Muskab PBJI Berat, Sabtu (8/8/2026) di Sekretariat KONI Berau.

Menurutnya, pembinaan atlet usia dini menjadi salah satu fondasi penting untuk menjaga keberlanjutan prestasi jujitsu Berau.

Dengan pembinaan yang dilakukan sejak dini, diharapkan akan semakin banyak atlet potensial, yang dapat dipersiapkan untuk menghadapi berbagai ajang olahraga di tingkat daerah maupun nasional.

Sementara itu, persiapan menuju Porprov Kaltim 2026 juga mulai digenjot.

“Saat ini, sebanyak tujuh atlet jujitsu Berau telah lolos seleksi Pra-Porprov dan akan turun di delapan kelas pertandingan,” katanya.

Dio menegaskan, pihaknya tidak ingin sekadar mengirimkan atlet untuk berkompetisi. PBJI Berau memasang target prestasi dengan membidik sedikitnya tiga medali emas pada Porprov 2026.

Ia berharap dukungan dari KONI Berau, pemerintah daerah, pengurus, pelatih, serta seluruh pihak terkait dapat terus diberikan agar persiapan atlet berjalan optimal.

“Target kami tiga emas. Tentunya ini harus dipersiapkan dengan matang, mulai dari atlet, pelatih, sampai program latihan,” ujarnya.