BERAU TERKINI – Pemusatan latihan Calon Paskibraka (Capaska) Kabupaten Berau 2026 yang berlangsung sejak Juli hingga 15 Agustus mendatang tak sekadar menjadi ajang persiapan pengibaran bendera HUT ke-81 RI.
Bagi para peserta, ajang bergengsi ini juga dimanfaatkan sebagai batu loncatan menuju cita-cita menjadi abdi negara.
Deoshafa Holong Immanuel Sitorus, Capaska asal SMAN 1 Berau, mengaku bangga bisa lolos menyisihkan ratusan pendaftar.
Siswa setinggi 174 cm ini menjadikan Paskibraka sebagai modal penting untuk mendaftar Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
“Saya ingin sebagai tumpangan juga untuk masuk polisi dan ingin membanggakan kedua orang tua,” ungkap Deoshafa kepada Berauterkini, Rabu (5/8/2026).
Untuk menjaga kebugaran fisik selama seleksi dan diklat, ia rutin berolahraga serta menjaga pola makan bergizi.
“Semoga saya bisa menjadi pribadi yang lebih baik setelah Paskibraka ini,” harapnya.
Senada dengan Deoshafa, Capaska putri asal SMAN 7 Berau, Jasmine Andrea Joli, juga menyimpan impian serupa.
Siswi setinggi 161 cm ini terdorong mengikuti Paskibraka demi membahagiakan orang tua sekaligus melapangkan jalannya menjadi Polwan.
“Untuk membanggakan kedua orang tua dan saya mau masuk polisi,” tutur Jasmine.
Menghadapi gemblengan fisik di pemusatan latihan, Jasmine memfokuskan porsi istirahat dan asupan nutrisi harian.
“Mungkin untuk kesehatan fisik, makan makanan yang bergizi dan minum banyak air,” pungkasnya. (*)
