BERAU TERKINI – Sebanyak 35 Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Berau menjalani pemusatan latihan intensif di Stadion Mini Teluk Bayur.
Latihan rutin digelar sejak pukul 07.00-17.30 WITA jelang Peringatan HUT ke-81 RI.
Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Kesbangpol Berau, Emy Lestari, menjelaskan jadwal harian Capaska tidak hanya diisi fisik, tetapi juga pembekalan wawasan dari Polres, Kodim, DLHK, Dinas Kesehatan, DPPKBP3A, hingga Diskominfo.
Tahun ini, para Capaska harus beradaptasi dengan aturan anyar Peraturan Baris Berbaris (PBB) dari pusat, yakni percepatan tempo dari 96 langkah menjadi 116 langkah per menit.
“Ini cukup menyulitkan karena gerakannya cepat sekali dan kami dari Kesbangpol menyerahkan kepada pelatih bagaimana baiknya menyesuaikan dengan kemampuan adik-adik,” ujar Emy kepada Berauterkini, Senin (3/8/2026).
Emy menegaskan, perubahan tempo tempo jalan tersebut tetap harus menjaga estetika baris-berbaris saat pengibaran maupun penurunan bendera di hadapan publik.
Pemusatan latihan ini melibatkan 6 pelatih gabungan TNI/Polri, serta dibantu Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Berau sejak tahap pra-pelatihan 5 Juli lalu.
“Pada saat sudah masuk pusdiklat ini barulah seluruh tim pelatih turun, walau kemarin itu kami dibantu oleh PPI Kabupaten Berau,” jelasnya.
Sesuai tahapan, latihan di Stadion Mini Teluk Bayur berlangsung hingga 7 Agustus.
Selanjutnya, Capaska berpindah ke Lapangan GOR Pemuda Tanjung Redeb mulai 8-15 Agustus untuk gladi bersih gabungan bersama personel TNI dan Polri.
“Kalau di sini belum (latihan bersama polisi dan TNI), nanti di GOR tanggal 8. Gladinya langsung di GOR, jadi nanti ini latihannya 1-7 (Agustus) di sini,” terangnya.
Emy berharap dukungan terhadap Paskibraka tidak hanya datang dari Pemkab Berau, tetapi juga sektor swasta demi penguatan kapasitas generasi muda daerah.
“Karena ini adalah bagian dari pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Berau,” pungkasnya. (*)
