BERAU TERKINI – Pelaksanaan Berau Job Fair 2026 memperlihatkan ketimpangan yang cukup mencolok.
Dari 2.740 pencari kerja yang mendaftar secara daring, hanya ada 26 perusahaan yang berpartisipasi membuka lowongan kerja.
Kepala Disnakertrans Berau, Anang Saprani, menjelaskan, sepinya partisipasi perusahaan terjadi karena mayoritas pelaku usaha belum memiliki target perekrutan dalam jangka pendek.
“Karena belum ada target di jangka pendeknya itu yang menyebabkan belum bisa bergabung. Namun di jangka menengah dan panjangnya akan dikondisikan, akan dikomunikasikan,” ungkap Anang kepada Berauterkini, Rabu (29/7/2026).

Ia menambahkan, Disnakertrans sejatinya telah melayangkan surat undangan ke berbagai sektor, mulai dari perkebunan, ritel modern, perhotelan, hingga resort pariwisata.
Pihaknya pun masih membuka pintu bagi perusahaan lain yang ingin bergabung hingga hari kedua besok.
“Kalau bicara imbang, sebenarnya belum berimbang,” aku Anang.
Meski demikian, Anang menegaskan agar perusahaan yang berpartisipasi memprioritaskan tenaga kerja lokal sesuai Perda Berau Nomor 8 Tahun 2018.
Ia mengancam akan mengevaluasi ketat perusahaan yang kedapatan main mata dengan pelamar luar daerah.
“Jangan ditempatkan di luar Berau, terus peserta yang ikut job fair orang dari luar, bukan KTP Berau. Nah, ini sama saja membohongi kami. Ini kami tekankan jangan sampai terjadi karena kami akan evaluasi,” tegasnya.
Anang juga meminta transparansi manajemen perusahaan dalam proses seleksi agar tidak membiarkan nasib para pelamar tanpa kejelasan.
“Cuma kita belum tahu berapa yang akan direkrutnya. Makanya kita terbuka ini, pekerja silakan langsung berhadapan,” pungkasnya. (*)
