BERAU TERKINI – Kendati masih berada dalam periode musim kemarau, wilayah Kabupaten Berau diguyur hujan lebat sejak sepekan terakhir, mulai dari pagi hingga malam hari.

Kepala BMKG Berau, Ade Heryadi, menjelaskan, fenomena ini dipicu oleh kondisi regional, yakni dinamika pergerakan Gelombang Ekuatorial Rossby dan belokan angin yang memicu pembentukan awan hujan.

Kondisi tersebut merangsang pertumbuhan awan-awan konvektif (awan yang berkembang secara vertikal). 

Awan inilah yang memicu hujan deras berdurasi singkat dan berkarakter lokal.

“Sehingga hujan yang dihasilkan cenderung bersifat lokal, tidak merata, dan berlangsung dalam durasi yang relatif singkat,” ungkap Ade kepada Berauterkini, Selasa (28/7/2026).

Ade menegaskan, rentetan hujan belakangan ini bukan tanda mulainya musim hujan. 

Berdasarkan data pengamatan BMKG Berau sepanjang 1–27 Juli, wilayah Berau masih didominasi hari tanpa hujan sebanyak 17 hari.

“Iya, saat ini masih periode musim kemarau,” tegasnya. (*)