BERAU TERKINI – Pulau Sangalaki tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata bahari yang memikat, tetapi juga merupakan salah satu kawasan konservasi penyu terpenting di Indonesia.

Pulau kecil yang berada di gugusan Kepulauan Derawan ini menjadi habitat alami berbagai jenis penyu laut, terutama penyu hijau dan penyu sisik.

Setiap tahunnya, penyu-penyu tersebut mendatangi pesisir pantai pulau ini untuk bertelur dan berkembang biak.

Keberadaan pusat konservasi tukik atau anak penyu menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang berkunjung ke Pulau Sangalaki.

Pelepasliaran tukik di Pulau Maratua oleh PT Pamapersada
Pelepasliaran tukik di Pulau Maratua oleh PT Pamapersada-BKSDA Kaltim (Fawdi/BT)

Disini, pengunjung dapat menyaksikan secara langsung proses penetasan telur, mengenal siklus hidup penyu, hingga berpartisipasi dalam pelepasan tukik ke laut lepas.

Aktivitas edukatif ini tidak hanya memberikan pengalaman wisata yang berkesan, tetapi juga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian satwa laut yang dilindungi.

Selain sebagai pusat pelestarian penyu, Pulau Sangalaki menawarkan panorama alam yang masih sangat asri.

Air laut yang jernih, hamparan pasir putih, serta keindahan terumbu karang menjadikan pulau ini sebagai surga bagi para pecinta snorkeling dan diving.

12E MANUSIA MASIH 1
Tukik yang baru menetas di Pulu Sangalaki, Kabupaten Berau.

Pengunjung bahkan dapat menyaksikan keanggunan ikan pari manta yang berenang bebas di habitat aslinya, sehingga makin menambah pesona wisata bahari kawasan ini.

Wisatawan tidak hanya diajak menikmati keindahan alam, tetapi juga diimbau untuk mematuhi aturan konservasi.

Beberapa di antaranya adalah tidak mengganggu penyu yang sedang bertelur, tidak mengambil telur penyu, tidak membuang sampah sembarangan, serta konsisten menjaga kelestarian ekosistem laut.

Bagi para pelancong yang menginginkan pengalaman liburan berbeda, Pulau Sangalaki merupakan destinasi yang wajib dikunjungi.

Kombinasi keindahan bawah laut, kesempatan berinteraksi dengan penyu dan tukik dari dekat, serta suasana pulau yang tenang menjadikan Sangalaki sebagai salah satu ikon wisata bahari unggulan di Berau.

Melalui setiap kunjungan, wisatawan tidak hanya membawa pulang kenangan yang indah, tetapi juga berpartisipasi aktif dalam mendukung pelestarian penyu dan ekosistem laut Indonesia. (M/BT/SLZ)