BERAU TERKINI – Hari pertama tahun ajaran baru di Kabupaten Berau disambut antusias oleh para murid yang mulai mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Uniknya, suasana hari pertama sekolah kali ini kembali diwarnai “Gerakan Ayah Mengantar Anak” yang merujuk pada Surat Edaran Bupati Berau Nomor 470/394/DPPKBPPPA guna mendorong keterlibatan aktif para ayah dalam dunia pendidikan anak.
Di SDN 007 Tanjung Redeb, suasana MPLS dikemas ceria layaknya lingkungan TK dengan hiasan balon dan bendera warna-warni untuk memudahkan transisi murid kelas 1 SD.
Kepala SDN 007 Tanjung Redeb, Neneng Diana, mengapresiasi kehadiran para ayah yang meluangkan waktu mendampingi buah hati mereka di tengah kesibukan kerja.

“Alhamdulillah, tadi sangat antusias. Karena hari ini kan tadi orang tua, ayahnya, yang mendampingi,” ungkap Neneng kepada Berauterkini, Senin (13/7/2026).
Berkat pendampingan penuh dari orang tua sejak awal hingga akhir acara, tidak ada murid baru yang menangis di hari pertama.
Pihak sekolah sengaja memberikan pelonggaran selama masa orientasi ini.
“Kami memang hari pertama didampingi orang tuanya, tidak apa-apa kami perbolehkan karena masih masa MPLS ini kan. Nah, nanti kalau sudah masuk ke efektif ya orang tuanya sudah berusaha jangan menemani lagi,” jelasnya.
Neneng menambahkan, program besutan Bupati Sri Juniarsih ini sangat positif agar peran pendidikan tidak hanya dibebankan kepada ibu.
“Bapak-bapaknya tadi antusias, karena kita sambil ada ice breaking-nya anak-anak dengan bapak-bapaknya sama-sama gitu,” tuturnya.
Selain itu, seluruh murid baru di SDN 007 Tanjung Redeb dipastikan mendapatkan fasilitas seragam sekolah gratis dari pemerintah daerah, mulai dari setelan merah-putih, pramuka, batik, hingga tas dan alat tulis kantor (ATK).
“Semuanya dapat tapi untuk murid yang baru, alhamdulillah tahun ini kami dapat. Jadi paling tidak meringankan orang tuanya untuk beli-beli,” kata Neneng.
Suasana tertib dan ramah juga terlihat di SMPN 2 Tanjung Redeb.

Kepala SMPN 2 Tanjung Redeb, Candra Wiwarni, menjelaskan, pelaksanaan orientasi di sekolahnya merujuk pada Permen Dikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 tentang MPLS Ramah yang bebas dari perundungan.
“Alhamdulillah ini berjalan dengan lancar dengan baik. Jadi anak-anak begitu jam 7 sudah di sekolah,” ujar Candra.
Pihak SMPN 2 turut mengundang wali murid dalam pembukaan guna menyosialisasikan struktur kurikulum dan lingkungan belajar.
Gerakan didampingi ayah pun sukses diterapkan di tingkat penjenjangan ini.
“Jadi terpantau tadi pagi ya sudah banyak sih yang diantar orang tuanya walaupun tidak semua ayah,” sebutnya.
Sebanyak 284 murid baru kelas 7 di SMPN 2 Tanjung Redeb juga dipastikan menerima bantuan seragam gratis berupa setelan biru-putih, pramuka dan batik daerah yang ukurannya telah didata terlebih dahulu.
“Kita bersyukur karena sebelum-sebelumnya tidak pernah,” kata Candra.
Rangkaian kegiatan MPLS di Berau dijadwalkan berlangsung selama lima hari penuh hingga Jumat (17/7/2026), sebelum para murid memulai proses belajar efektif pada Senin berikutnya. (*)
