BERAU TERKINI – Dinas Perhubungan Kabupaten Berau masih menunggu terbitnya izin operasional Dermaga Teluk Sulaiman, Kecamatan Bidukbiduk, dari Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) sebelum fasilitas tersebut dapat difungsikan secara penuh.

Kepala Dinas Perhubungan Berau, Rusnan Hefni, mengatakan, pihaknya telah mengajukan surat kepada KUPP untuk meminta kepastian terkait kelayakan operasional dermaga.

Saat ini, Dishub Berau masih menunggu hasil verifikasi dari pihak berwenang.

“Kami sudah menyampaikan surat kepada KUPP. Kemungkinan pekan depan akan dilakukan pengecekan. Dari hasil itu nantinya akan diketahui apakah dermaga sudah layak dioperasikan atau masih ada persyaratan yang perlu dipenuhi,” ujarnya, Kamis (9/7/2026).

Rusnan menjelaskan, rencana pemanfaatan dermaga, termasuk untuk melayani angkutan kapal Ro-Ro, masih belum dapat direalisasikan karena harus menunggu izin operasional diterbitkan.

WhatsApp Image 2026 07 09 at 16.00.32

“Untuk pelayanan Ro-Ro masih sebatas rencana. Saat ini fokus kami adalah memastikan izin operasional dermaga keluar lebih dahulu,” katanya.

Menurutnya, legalitas operasional menjadi hal yang sangat penting mengingat aktivitas pelayaran di kawasan tersebut mulai meningkat.

Selain melayani masyarakat, kawasan Dermaga Teluk Sulaiman juga mulai dimanfaatkan kapal-kapal wisata, sehingga seluruh aktivitas harus berjalan sesuai ketentuan.

“Kami melihat aktivitas kapal wisata mulai berkembang. Karena itu, kami ingin memastikan operasional dermaga benar-benar memenuhi aspek keselamatan dan telah mengantongi izin resmi,” jelasnya.

Ia juga meluruskan anggapan Dermaga Teluk Sulaiman sempat ditutup setelah diresmikan. 

Menurutnya, kondisi tersebut bukan karena penutupan, melainkan karena dermaga masih berada dalam masa pemeliharaan dan izin operasional yang belum diterbitkan.

“Jadi bukan ditutup. Dermaga masih dalam masa pemeliharaan dan belum dioperasikan karena izin operasionalnya belum keluar. Kami tidak ingin terburu-buru menggunakannya sebelum seluruh persyaratan administrasi maupun teknis dipenuhi,” tegas Rusnan. (*)