BERAU TERKINI – Kepala Adat Kampung Tumbit Dayak, Muksin, menyampaikan sejumlah aspirasi kepada Pemerintah Kabupaten Berau saat pelaksanaan Festival Budaya Bekudung Betiung 2026.

Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah permintaan pelebaran Rumah Sunta atau rumah adat yang hingga kini belum terealisasi.

Muksin mengatakan, pelebaran Rumah Sunta merupakan janji yang pernah disampaikan pemerintah daerah pada September 2023 dan ditargetkan terealisasi pada akhir tahun tersebut.

Namun, hingga kini masyarakat adat masih menunggu realisasinya.

“Kami berharap pelebaran Rumah Sunta dapat segera dilaksanakan karena sampai saat ini belum juga terealisasi,” ujarnya, Jumat (3/7/2026).

Rumah Sunta atau balai adat masyarakat Dayak Gaai yang ada di Kampung Tumbit Dayak, Kecamatan Sambaliung. (Diva/BT)
Rumah Sunta atau balai adat masyarakat Dayak Gaai yang ada di Kampung Tumbit Dayak, Kecamatan Sambaliung. (Diva/BT)

Menurutnya, pelebaran rumah adat diperlukan agar kapasitas bangunan lebih memadai untuk menampung masyarakat saat pelaksanaan kegiatan adat.

Dengan kondisi yang lebih luas, masyarakat akan lebih nyaman mengikuti berbagai rangkaian acara.

Selain itu, Muksin juga meminta perhatian pemerintah terhadap pembangunan fasilitas pendukung serta perbaikan akses yang dinilai membahayakan warga. 

Ia turut mengusulkan pembangunan museum kecil sebagai tempat penyimpanan dan pelestarian benda-benda budaya Dayak Ga’ai agar dapat dikenalkan kepada generasi muda.

Tak hanya itu, ia berharap dukungan pemerintah terhadap penyelenggaraan Festival Budaya Bekudung Betiung terus ditingkatkan.

Termasuk melalui penyediaan perlengkapan pendukung agar kegiatan pelestarian budaya dapat terus berlangsung.

Muksin juga mendorong percepatan penyusunan peraturan daerah mengenai pengakuan masyarakat hukum adat sebagai bentuk perlindungan terhadap keberadaan dan hak-hak masyarakat adat di Berau.

“Kami berharap seluruh aspirasi masyarakat adat ini dapat menjadi perhatian pemerintah, sehingga budaya dan adat istiadat yang kami warisi tetap terjaga dan berkembang,” pungkasnya. (*)