BERAU TERKINI – Konsistensi pelaksanaan Festival Adat Bekudung Betiung di Kampung Tumbit Dayak, Kecamatan Sambaliung, dinilai sudah sangat matang untuk didorong masuk ke dalam Kharisma Event Nusantara (KEN). 

KEN merupakan kalender pariwisata nasional bergengsi yang dikurasi langsung Kementerian Pariwisata setiap tahunnya.

Salah satu syarat agar sebuah agenda daerah bisa menembus kalender nasional tersebut adalah harus digelar secara konsisten minimal tiga tahun berturut-turut. 

Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyatakan, Festival Bekudung Betiung sudah sangat layak mendapatkan tempat di level nasional karena selalu sukses digelar berkala di lokasi dan waktu yang relatif sama setiap tahunnya.

“Kita sudah menggelar event ini cukup konsisten,” kata Gamalis saat menghadiri pembukaan Bekudung Betiung.

Geliat pesta adat ini juga dinilai kuat karena berhasil melibatkan banyak pelaku budaya, komunitas adat, hingga pelaku ekonomi kreatif dan UMKM lokal.

“Kita ingin event ini bisa dikurasi nasional, masuk di KEN,” ucapnya.

Guna memuluskan target tersebut, Gamalis mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memaksimalkan promosi daring via jagat maya. 

Langkah ini penting guna memikat kunjungan wisatawan nusantara hingga turis mancanegara ke Kabupaten Berau pada tahun-tahun mendatang.

“Kita semua punya handphone atau sosial media, ayo sama-sama kita foto dan filmkan, serentak,” ajaknya.

Selain promosi digital, Gamalis mengingatkan panitia penyelenggara untuk tertib mengelola administrasi. 

Data rekam jejak pelaksanaan inilah yang nantinya menjadi senjata utama bahan presentasi di hadapan tim kurator Kemenpar.

Merespons arahan tersebut, Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budisantosa, menegaskan siap bergerak cepat. 

Sebagai langkah awal, pihaknya segera mengumpulkan data konkret pasca-acara dari laporan resmi pihak panitia kampung.

Pendataan itu mencakup angka kunjungan tamu, estimasi perputaran uang (omzet) selama acara, inventarisasi kekayaan serta nilai budaya, hingga persentase keterlibatan warga dalam menyukseskan Festival Bekudung Betiung 2026.

“Data ini akan kami kumpulkan langsung, pasca event kami lakukan pertemuan dengan penyelenggara,” pungkas Yudha. (*/Adv)