BERAU TERKINI – SPPG Karang Ambun, Tanjung Redeb, Berau buka suara soal video viral ditemukannya belatung di dalam ompreng hingga sarung tangan plastik.
Siswa penerima MBG di Tanjung Redeb, Berau sempat dihebohkan dengan ditemukannya belatung yang berada di dalam ompreng MBG.
Selain belatung, ada juga temuan sarung tangan plastik yang tertinggal di dalam ompreng MBG.
Belakangan diketahui bahwa menu MBG itu disediakan oleh SPPG Karang Ambun. Kepala SPPG Karang Ambun, Nuratika membenarkan soal insiden yang viral itu.
Nuratika menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang ditimbulkan. Pihaknya berjanji akan melakukan evaluasi agar hal itu tidak terulang kembali.
“Mengenai ditemukannya belatung di dalam ompreng siswa dan sarung tangan yang tertinggal di dalam ompreng, kami menyampaikan permohonan maaf kepada para siswa, seluruh penerima manfaat, atas kereseahan yang ditimbulkan dari kejadian ini,” kata Kepala SPPG Karang Ambun, Nuratika dikutip dari Instagram SPPG Karang Ambun.
“Kami melakuan evaluasi saat pengolahan dan distribusi agar kejadian ini tidak terulang lagi,” jelasnya.

Sementara itu, Ahli Gizi di SPPG Karang Ambun menjelaskan berdasarkan hasil analisa, bukan belatung yang ada di dalam ompreng melainkan ulat.
Adapun untuk sarung tangan plastik yang tertinggal di dalam ompreng, dirinya membantah bahwa sarung tangan itu yang digunakan oleh relawan di SPPG Karang Ambun.
“Kami menyampaikan memang betul ada laporan dari SMPN 3 Tanjung Redeb, berdasarkan hasil analisa kami, itu bukan belatung tetapi ulat,” jelasnya.
“Terkait sarung tangan plastik di dalam ompreng itu memang betul, tapi saya bisa pastikan itu bukan sarung tangan yang digunakan oleh relawan SPPG, karena sarung tangannya berbeda yang kami gunakan,” katanya.
