BERAU TERKINI – PSDKP Tarakan bakal menyelidiki insiden kandasnya kapal pesiar di perairan Pulau Maratua Berau.

Insiden kandasnya kapal wisata jenis Live on Board (LOB) bernama Sea See di perairan Pulau Maratua, Berau, mulai dilakukan penyelidikan.

Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Tarakan, dikabarkan tengah melakukan investigasi dan menyiapkan langkah penindakan atas kejadian yang terjadi pada Jumat (19/6/2026) lalu.

Kepala UPTD Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Kepulauan Derawan dan Perairan Sekitarnya (KKP3K KDPS) Berau, Didik Riyanto, mengatakan, kewenangan penanganan kasus tersebut berada di tangan PSDKP Tarakan.

Kapal Mewah jenis LOB atau Yacht dilaporkan kandas di perairan Pulau Maratua Berau (Ist)
Kapal Mewah jenis LOB atau Yacht dilaporkan kandas di perairan Pulau Maratua Berau (Ist)

Menurutnya, proses investigasi saat ini masih berlangsung, termasuk upaya penelusuran terhadap pemilik kapal dan perusahaan yang mengoperasikannya.

“Karena yang memiliki kewenangan penindakan adalah PSDKP Tarakan. Saat ini mereka masih mencari pemilik kapal dan perusahaannya,” ujar Didik, Minggu (21/6/2026).

Didik menjelaskan, pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan di kawasan konservasi dilakukan secara bersama-sama dengan sejumlah instansi teknis terkait.

Pemantauan rutin di lapangan juga terus dilakukan, guna memastikan kelestarian ekosistem pesisir dan laut tetap terjaga.

Terkait dugaan kerusakan terumbu karang akibat insiden kandasnya kapal, pihaknya masih menunggu hasil laporan serta berencana melakukan pengecekan langsung ke lokasi kejadian.

“Biasanya laporan kerusakan karang berasal dari masyarakat dan kemudian ditindaklanjuti. Saat ini kami juga masih menunggu laporan dan melakukan pengecekan di lapangan,” jelasnya.