BERAU TERKINI – Dinas Perhubungan Berau terus melanjutkan rencana pengadaan bus sekolah yang sebelumnya telah masuk dalam program prioritas pemerintah daerah.

Kini, Dinas Perhubungan Berau mulai mengupayakan dukungan Kementerian Perhubungan untuk membantu penyediaan armada tersebut.

Kepala Dishub Berau, Rusnan Hefni, mengatakan, pihaknya tengah menyusun usulan yang akan diajukan ke Kementerian Perhubungan. 

Langkah itu dilakukan agar kebutuhan bus sekolah tidak sepenuhnya bergantung pada kemampuan anggaran daerah.

“Prinsipnya kami sudah ada rencana ke sana. Kami mencoba mengusulkan ke Kementerian Perhubungan, siapa tahu ada program yang bisa membantu Kabupaten Berau,” ujarnya kepada Berauterkini.

Kepala Dishub Berau, Rusnan Hefni.
Kepala Dishub Berau, Rusnan Hefni.

Menurut Rusnan, Pemkab Berau tetap akan mengupayakan penganggaran dari kas daerah.

Namun, bantuan dari pemerintah pusat dinilai penting mengingat masih banyak program prioritas lain yang juga membutuhkan dukungan pembiayaan.

“Daerah tetap berusaha, tetapi kami juga berharap ada bantuan dari pemerintah pusat. Kalau bisa dibantu Kementerian Perhubungan tentu akan sangat membantu,” katanya.

Ia menjelaskan, hingga saat ini usulan tersebut masih berada pada tahap awal. 

Belum ada pembahasan teknis terkait jumlah armada maupun rute layanan yang akan diterapkan apabila bantuan bus sekolah nantinya disetujui.

Beberapa wilayah masih menjadi bahan pertimbangan dan akan disesuaikan dengan hasil kajian.

Penentuan lokasi pelayanan nantinya mengacu pada sejumlah indikator yang digunakan Kementerian Perhubungan, seperti jumlah siswa serta kondisi sarana dan prasarana jalan.

“Masih dibicarakan. Nanti akan dilihat jumlah siswanya, kondisi jalannya dan faktor-faktor lainnya. Setelah itu baru bisa ditentukan rute yang paling memungkinkan,” jelasnya.

Rusnan menegaskan, hingga kini belum ada pertemuan khusus dengan Kementerian Perhubungan karena proses masih sebatas penyusunan dan pengajuan usulan dari daerah.

“Ini masih tahap usulan, belum sampai ke tahap pelaksanaan. Nanti kementerian yang akan melakukan kajian dan survei untuk menentukan kelayakannya,” ungkapnya.

Meski demikian, Dishub Berau berharap program bus sekolah yang sebelumnya telah dirancang dapat terus berlanjut dan memperoleh dukungan dari pemerintah pusat. (*)