BERAU TERKINI – Wakil Bupati Berau, Gamalis, menegaskan peringatan Hari Lingkungan Hidup pada 5 Juni mendatang tak hanya berlalu dengan agenda seremonial.
Namun, peringatan tersebut menjadi ajang refleksi atas kedaruratan lingkungan Bumi Batiwakkal yang saat ini mengalami deforestasi.
Caranya dengan tetap menjaga tradisi sebelumnya untuk kegiatan Hari Lingkungan Hidup, seperti pembagian bibit pohon, bersih-bersih lingkungan, pemberian penghargaan, dan kegiatan lainnya yang diharap masih terus dilakukan.
“Kita harus naikkan satu oktaf gerakannya, sudah harus action soal penghijauan,” kata Gamalis ditemui di rumah dinasnya, Rabu (3/6/2026).
Menurutnya, tak ada langkah lain dalam menangani deforestasi saat ini selain melahirkan kembali pohon sebagai investasi masa depan.
Sebab, saat ini, pola produksi dunia telah berubah, dari penggunaan energi fosil ke energi yang lebih ramah lingkungan seperti listrik.
“Reboisasi. Penanaman kembali pohon-pohon yang dulu ditumbangkan,” kata dia.
Penanaman juga tak hanya satu jenis pohon karena hutan di Berau dulunya terdapat berbagai macam tumbuhan yang hidup liar dan menjaga keseimbangan alam.
Sehingga, vegetasi hutan menjadi mimpi di masa mendatang yang diharap bisa menjadi ruang hidup bagi flora dan fauna yang saat ini kawasannya semakin tergerus.
“Vegetasi itu penting. Jadi tidak ditanam dengan satu jenis tumbuhan saja, harus beragam,” ujarnya.
Ia mengakui, pemerintah tak akan sanggup melaksanakan program besar tersebut tanpa dukungan para stakeholder.
Oleh karenanya, ia mengajak seluruh perusahaan tambang dan perkebunan di Berau untuk ikut turun tangan melakukan reboisasi di Berau.
“Sama-sama kita rawat Berau ini, karena sudah jadi tanggung jawab kita bersama,” terangnya.
Sementara itu, Kepala DLHK Berau, Zulkifli Azhari, menyatakan, pihaknya masih akan menunggu instruksi dari pemerintah pusat terkait teknis pelaksanaan Hari Lingkungan Hidup tahun ini.
Ia hanya dapat memastikan konsep peringatan tersebut tak akan jauh berbeda dari gelaran sebelumnya.
“Kami masih menunggu dulu arahan dari pusat ya,” katanya. (*/Adv)

