BERAU TERKINI – Sepak bola terkadang bisa menjadi olahraga yang sangat kejam, dan gelandang serang Barcelona Fermin Lopez baru saja merasakannya dengan cara yang paling menyakitkan.
Di saat daftar skuad Timnas Spanyol untuk Piala Dunia 2026 tinggal menghitung hari untuk diumumkan, gelandang muda andalan Barcelona tersebut justru harus mengubur mimpi besarnya dan bersiap naik ke meja operasi (quirofano).
Fermin sedang menjalani musim terbaik dalam kariernya. Menjadi pilar vital Barcelona dengan torehan fantastis 13 gol dan 16 asis, nama gelandang berusia 22 tahun ini sejatinya sudah terkunci sebagai salah satu pilar utama yang akan dibawa pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, ke Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Namun, petaka itu datang dalam laga sengit kontra Real Betis di Spotify Camp Nou. Bermain sejak menit awal, pahlawan medali emas Olimpiade Paris 2024 ini mulai merasakan ketidaknyamanan parah di bagian kakinya menjelang turun minum hingga akhirnya terpaksa ditarik keluar.
Hasil pemeriksaan medis pasca-laga yang dirilis oleh manajemen Barcelona laksana sambaran petir di siang bolong bagi sang pemain dan seluruh publik sepak bola Spanyol. Fermin didiagnosis mengalami cedera parah: fraktur (patah tulang) pada metatarsal kelima di kaki kanannya.
Satu-satunya jalan penyembuhan bagi Fermin adalah melalui tindakan bedah/operasi dalam waktu dekat. Dengan estimasi masa pemulihan minimal dua bulan, pintu baginya untuk berlaga di turnamen sepak bola terakbar di bumi yang akan bergulir kurang dari tiga pekan lagi resmi tertutup rapat.
Laporan internal dari ruang ganti Barcelona menyebutkan bahwa Fermin Lopez merasa “sangat terpukul” (muy tocado) secara psikologis atas kenyataan pahit ini. Rekan-rekan setim serta staf pelatih langsung memberikan gelombang dukungan moral di ruang ganti demi menguatkan mental sang pemain.
Kehilangan Fermin menjadi pukulan telak bagi pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente. Pasalnya, karakter bermain Fermin yang agresif, rajin menjemput bola, dan memiliki insting gol tinggi dari lini kedua sangat sulit dicari padanannya di skuad Spanyol saat ini.
Ditambah dengan situasi Lamine Yamal yang juga sedang berkejaran dengan pemulihan otot, lini serang La Roja kini berada dalam alarm bahaya.
Kini, alih-alih mengepak koper untuk terbang ke pemusatan latihan Timnas Spanyol, Fermin harus fokus pada pemulihan pasca-operasi.
Target realistis yang dicanangkan tim medis Barcelona saat ini adalah memastikan sang gelandang siap kembali merumput saat kompetisi La Liga musim baru bergulir pada Agustus mendatang.
