BERAU TERKINI – Presiden Real Madrid, Florentino Perez, dilaporkan telah mengambil keputusan ekstrem untuk menyelamatkan masa depan klub. Bukan beralih ke nama-nama taktis baru, Los Blancos dikabarkan memilih jalan nostalgia dengan memanggil pulang sang “The Special One”, Jose Mourinho.

Langkah ini diambil bukan sekadar berburu trofi, melainkan sebuah misi darurat untuk menertibkan ruang ganti Santiago Bernabeu yang kian tidak kondusif.

Real Madrid baru saja melewati musim yang penuh gejolak di bawah asuhan Alvaro Arbeloa.

Berbagai laporan media Spanyol mengonfirmasi adanya keretakan internal yang serius di dalam skuad, mulai dari perselisihan fisik antara Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde, hingga kritik tajam Kylian Mbappe yang secara terbuka menyerang taktik Arbeloa pasca-laga kontra Real Oviedo.

Melihat ego para megabintang yang mulai tidak terkendali, Florentino Perez menilai taktik magis saja tidak cukup.

Real Madrid membutuhkan sosok kuat dengan otoritas absolut dan kepribadian besi yang mampu mencengkeram ruang ganti.

Pilihan itu jatuh kepada Mourinho, pelatih yang pernah memimpin Madrid pada periode 2010–2013 dan meletakkan fondasi mentalitas juara klub di era modern.

Kapten Real Madrid Federico Valverde. (instagram/@fedevalverde)
Kapten Real Madrid Federico Valverde. (instagram/@fedevalverde)

Menurut laporan Marca, kesepakatan antara Real Madrid dan pelatih asal Portugal tersebut sudah mencapai 99 persen.

Pengamat transfer terkemuka Fabrizio Romano bahkan menyebutkan bahwa kesepakatan lisan untuk kontrak berdurasi dua tahun dengan opsi perpanjangan telah tercapai.

Saat ini, Mourinho yang masih menukangi klub Portugal, Benfica, hanya tinggal menyelesaikan laga terakhirnya sebelum mengucapkan selamat tinggal demi terbang ke ibu kota Spanyol.

Kembalinya pria berusia 63 tahun ini ke Bernabeu diproyeksikan mirip dengan skenario jilid kedua Carlo Ancelotti beberapa tahun lalu—sebuah pembuktian bahwa para pelatih veteran belum habis di level tertinggi.

Pihak manajemen Real Madrid dikabarkan siap memberikan kendali penuh kepada Mourinho di bursa transfer musim panas ini.

Sang pelatih diberikan otoritas penuh untuk melakukan perombakan skuad secara besar-besaran, termasuk mendepak pemain yang dinilai merusak keharmonisan tim, demi membangun kembali persatuan di bawah satu komando tunggal.

Pengumuman resmi kembalinya Jose Mourinho ke Santiago Bernabeu dilaporkan bakal dirilis segera setelah Real Madrid menyelesaikan pertandingan pamungkas musim ini melawan Athletic Bilbao akhir pekan nanti.