BERAU TERKINI – Kemlu mengecam keras aksi yang dilakukan tentara Israel yang menculik wartawan Republika.

Seorang wartawan media Republika yakni Bambang Noroyono alias Abeng diculik oleh tentara Israel.

Penculikan dilakukan usai Bambang Noroyono alias Abeng menjadi peserta dalam misi kemanusiaan untuk Palestina Global Sumud Flotilla 2026.

Pihak Kemlu RI menyebut tengah melakukan komunikasi dengan pihak terkait guna mengetahui kondisi wartawan Republika tersebut.

Jubir Kemlu Yvonne Mewengkang menyebut sampai saat ini pihaknya menyiapkan berbagai langkah kontingensi.

“Kapal yang membawa jurnalis atas nama Bambang Noroyono sampai saat ini masih dicoba dihubungi untuk mengetahui status dari kapal termasuk saudara Bambang Noroyono di kapal tersebut,” kata Jubir Kemlu, Yvonne Mewengkang dikutip dari laporan Republika.co.id

“Kementerian Luar Negeri RI juga terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak terkait untuk memperoleh informasi terkini mengenai kondisi para WNI, ” ucapnya.

Menurut Yvonne Mewengkang, Kemlu juga tengah melakukan berbagai langkah termasuk upaya pemulangan wartawan Republika.

Dia menegaskan, keselamatan dan perlindungan WNI menjadi prioritas utama Kemlu.

“Sekaligus menyiapkan langkah kontingensi, termasuk fasilitasi pelindungan dan percepatan proses pemulangan apabila diperlukan,” katanya.

“Pelindungan WNI akan terus menjadi prioritas utama Pemerintah Indonesia di tengah situasi yang berkembang sangat cepat,” jelasnya.

Wartawan Republika Bambang Noroyono Diculik Tentara Israel (Instagram/@republikaonline)
Wartawan Republika Bambang Noroyono Diculik Tentara Israel (Instagram/@republikaonline)

Sebelumnya diberitakan, seorang wartawan asal Indonesia yakni Bambang Noroyono menjadi korban penculikan tentara Israel.

Wartawan media Republika yakni Bambang Noroyono alias Abeng ikut serta dalam misi kemanusiaan untuk Palestina yakni Global Sumud Flotilla 2026.

Namun saat dalam perjalanan di lepas pantai Siprus, kapal yang ditumpanginya dicegat oleh tentara Israel.

Dalam video yang dikutip dari laporan Republika.com, Bambang Noroyono mengungkapkan dirinya telah diculik.

Ia meminta pemerintah Indonesia untuk mengambil tindakan dan membebaskannya.

“Saya Bambang Noroyono alias Abeng, saya warga negara Indonesia dan saya adalah partisipan pelayaran misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2026,” ujarnya dikutip dari laporan Republika.com

“Jika Anda menemukan video ini, mohon disampaikan kepada pemerintah Republik Indonesia bahwa saya saat ini dalam penculikan tentara Zionis Israel,” ucapnya.

Lebih jauh, Bambang Noroyono meminta pemerintah Indonesia untuk konsisten membela kemerdekaan Palestina.

“Saya mohon agar pemerintah Republik Indonesia membebaskan saya dari penculikan tentara penjajahan Zionis Israel, dan meminta kepada pemerintah Republik Indonesia untuk tetap terus selalu mendukung kemerdekaan Palestina,” tegasnya.