BERAU TERKINI — Gelaran Scout Run 2026 yang digelar akhir pekan lalu, terbukti tidak hanya menjadi ajang olahraga semata, tetapi juga membawa dampak nyata bagi penguatan ekonomi masyarakat di Kabupaten Berau.

Kehadiran ribuan peserta dari berbagai daerah menciptakan aktivitas jual beli yang sangat dinamis di kawasan acara sepanjang kegiatan berlangsung.

Lapak-lapak pelaku UMKM tampak ramai diserbu pengunjung yang antusias membeli beragam produk, mulai dari aneka makanan dan minuman hingga suvenir khas daerah yang laris manis terjual.

Selain sektor dagang, jasa fotografer lokal juga sangat diminati untuk mengabadikan momen para peserta yang datang dari berbagai penjuru.

Anggota DPRD Berau, Abdul Waris, menilai fenomena ini sebagai bukti konkret sebuah perhelatan olahraga mampu memberikan efek berantai yang luas, terutama bagi pelaku usaha kecil.

Menurutnya, manfaat ekonomi dari kegiatan ini dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat karena adanya perputaran uang yang signifikan.

“Ini bukan sekadar kegiatan lari. Kita bisa lihat bagaimana UMKM bergerak, jasa fotografer ramai, dan banyak aktivitas ekonomi yang tumbuh. Artinya, uang beredar di masyarakat dan manfaatnya dirasakan langsung,” ujar Waris.

Waris menekankan, kegiatan serupa seharusnya mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah untuk terus dikembangkan di masa depan.

Hal ini dikarenakan event publik tidak hanya mendorong gaya hidup sehat, tetapi juga efektif menjadi sarana pembukaan peluang usaha baru serta peningkatan pendapatan warga.

Lebih jauh, ia memandang Scout Run 2026 sebagai langkah awal yang strategis dalam membangun konsep sport tourism atau wisata olahraga di Kabupaten Berau.

Tingginya partisipasi peserta dari puluhan daerah menjadi sinyal kuat Berau memiliki daya tarik yang mampu mengundang kunjungan wisatawan mancanegara maupun domestik.

Para peserta yang datang dari luar daerah dipastikan tidak hanya mengikuti lomba, namun juga memanfaatkan waktu mereka untuk menikmati berbagai destinasi wisata yang ada di Berau.

“Orang datang dari luar daerah tentu tidak hanya ikut lomba. Mereka pasti sekalian berwisata, menikmati destinasi yang ada di Berau. Ini peluang besar untuk sektor pariwisata,” tambah Waris.

Guna mewujudkan visi tersebut secara berkelanjutan, Waris mendorong adanya kolaborasi yang erat antara pemerintah, pihak swasta, dan masyarakat luas dalam menyelenggarakan event-event serupa.

Dengan perencanaan yang matang dan konsistensi tinggi, Berau dinilai sangat berpotensi menjadi salah satu tujuan utama kegiatan sport tourism di tingkat nasional.

“Momentum ini harus dijaga. Kalau terus dikembangkan, bukan tidak mungkin Berau bisa dikenal luas sebagai daerah tujuan event olahraga sekaligus destinasi wisata,” pungkasnya. (*/Adv)