BERAU TERKINI — Setelah berpartisipasi dalam pameran Deep and Extreme Indonesia (DXI) pekan lalu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau kini memusatkan perhatian pada Maratua Jazz and Dive Fiesta (MJDF) sebagai festival selanjutnya yang diharapkan mampu mendongkrak sektor pariwisata daerah.

Upaya menarik minat wisatawan mancanegara terus ditingkatkan melalui festival tahunan ini, yang secara rutin diselenggarakan di Pulau Maratua setiap bulan Juni. 

MJDF sendiri merupakan sebuah perhelatan unik yang memadukan keindahan wisata bahari, khususnya kegiatan menyelam, dengan hiburan musik jazz, kekayaan budaya, hingga cita rasa kuliner lokal yang khas.

Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budisantosa, mengonfirmasi, festival tersebut telah masuk dalam jadwal resmi kegiatan pariwisata daerah dalam waktu dekat. 

Event Maratua Jazz and Dive Festival 2023. (IST)
Event Maratua Jazz and Dive Festival 2023. (IST)

Ia menekankan, MJDF memiliki skala internasional yang menjadi daya tarik utama bagi para pelancong dari berbagai negara.

“Kalau untuk event, nanti yang sudah terjadwal Maratua Jazz, itu kan internasional juga yang dalam waktu dekat itu dulu,” ungkap Yudha.

Selain MJDF, Berau juga akan diramaikan berbagai agenda budaya lainnya di masa mendatang, seperti perayaan Uman Undad dan Dakayu Malatua yang merupakan agenda resmi dari tingkat kampung.

Yudha juga menyinggung mengenai informasi adanya kegiatan Fun Fishing Udang Galah yang diadakan di Pulau Besing. 

Meskipun acara memancing tersebut merupakan inisiatif mandiri dari pihak kampung dan bukan merupakan program langsung dari Disbudpar, pemerintah daerah menyatakan komitmennya untuk tetap memberikan dukungan penuh terhadap setiap acara yang berkaitan dengan pengembangan pariwisata.

“Pasti kita akan dukung lah semua event-event yang terkait dengan pariwisata,” ujar Yudha.

Pihaknya saat ini tengah berupaya mencari tahu detail lebih lanjut mengenai pelaksanaan Fun Fishing tersebut agar dapat memberikan informasi yang lebih akurat kepada masyarakat.

Yudha menjelaskan, koordinasi dengan pihak penyelenggara di tingkat kampung masih terus dilakukan guna menyelaraskan agenda wisata di seluruh wilayah Berau.

“Itu memang inisiatif mereka, cuma mereka belum menyampaikan informasi kepada kami detail acaranya. Sehingga kami juga enggak bisa memberikan informasi sementara ini,” pungkasnya. (*)