BERAU TERKINI — Dinas Pendidikan Berau menggelar sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026-2027.
Sosialisasi ini mencakup jenjang Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Kepala Disdik Berau, Mardiatul Idalisah, menekankan pentingnya penyampaian informasi yang menyeluruh kepada seluruh lapisan masyarakat.
Fokus utama diberikan pada jenjang SMP yang kini menerapkan mekanisme pendaftaran secara daring.
Pemerintah mengundang Camat, Lurah, Pengawas, Inspektorat, hingga Kepala Sekolah dalam pertemuan pertama ini.

Hal tersebut bertujuan agar mekanisme pendaftaran dapat dipahami dengan baik oleh semua pemangku kepentingan.
Langkah ini juga menjadi bagian penting dari program Monitoring Center for Prevention (MCP) di lingkungan pendidikan.
Disdik Berau juga akan memanfaatkan media sosial untuk menjelaskan detail teknis pendaftaran kepada wali murid.
“Selama masih ada masyarakat yang belum memahami mekanismenya, terutama jalur-jalur yang tersedia. Karena itu, kami lakukan sosialisasi lebih detail termasuk melalui media sosial,” jelas Mardiatul.
Terdapat empat jalur penerimaan utama yang dapat dipilih oleh calon peserta didik baru di Kabupaten Berau.
Jalur tersebut meliputi domisili, afirmasi, prestasi, serta jalur mutasi atau perpindahan tugas orang tua.
Setiap jalur memiliki kuota khusus yang dihitung berdasarkan kapasitas sekolah serta jumlah ruang kelas tersedia.
Selain itu, ketersediaan tenaga pengajar juga menjadi faktor penentu dalam penetapan jumlah siswa baru.
Sesuai aturan, kapasitas maksimal untuk satu kelas jenjang SMP ditetapkan sebanyak 32 siswa.
Sementara itu, untuk jenjang SD ditetapkan maksimal 28 siswa meskipun dalam kondisi tertentu bisa mencapai 30 orang.
Pembatasan ini dilakukan agar proses belajar mengajar di dalam kelas tetap berjalan efektif dan nyaman.
“Kuota kita tidak bisa dibuka tanpa batas. Untuk SMP, maksimal 32 siswa sekelasnya, kalau SD maksimal 28,” terangnya.
Disdik Berau memastikan telah melakukan perhitungan matang terkait daya tampung siswa di seluruh wilayah.
Untuk jenjang SD, kapasitas yang tersedia mencapai 8.000 kursi bagi peserta didik baru.
Angka ini dinilai cukup karena jumlah pendaftar setiap tahunnya berada pada kisaran 7.000 lebih siswa.
Pemerintah optimistis seluruh anak usia sekolah di Berau dapat tertampung di sekolah-sekolah yang tersedia.
“Kami harap seluruh anak usia sekolah bisa tertampung, baik SD maupun SMP,” tutup Mardiatul. (*)
