BERAU TERKINI – Dalam sepekan terakhir terjadi ratusan kasus keracunan MBG yang tersebar di sejumlah daerah di Indonesia.
Program unggulan Presiden Prabowo yakni makan bergizi gratis atau MBG kembali menelan korban.
Di mana dalam sepekan terakhir terjadi ratusan kasus keracunan makanan.
Pada Selasa (1/9) lalu sebanyak 592 santri di Sidoarjo, Jawa Timur dilaporkan menjadi korban keracunan makanan dari menu MBG.
Para santri itu dilarikan ke berbagai rumah sakit yang berada di Sidoarjo.
Laporan Kompas.com menyebutkan, para santri yang keracunan itu diduga menerima menu MBG dari SPPG Kalitengah.
Pejabat BGN menyebut, pihak SPPG melakukan kelalaian dalam menyiapkan menu MBG.

Selang sehari yakni pada Rabu (2/9) kemarin, kasus keracunan MBG kembali terjadi Jawa Timur.
Kali ini sebanyak 50 siswa dan 3 guru dari SMAN 3 Nganjuk menjadi korban keracunan menu MBG.
Para siswa dan guru itu pun langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat usai mengalami gejala mual hingga muntah usai menyantap menu nasi goreng MBG.
Di hari yang sama, kasus keracunan MBG juga terjadi di Agam, Sumatera Barat.
Kali ini jumlah korban mencapai 237 orang yang terdiri dari siswa dan guru.
Pihak Pemprov Sumbar pun turun tangan untuk menangani para korban yang dilarikan ke rumah sakit.
Kasus keracunan MBG dilaporkan terjadi Toraja, Sulawesi Selatan pada Kamis (3/9/2026) ini.
Sebanyak 80 siswa dari SMPN 1 Makale, dan SMPN 2 Makale dilaporkan mengalami keracunan usai menyantap menu MBG pada sehari sebelumnya.
Rentetan kasus keracunan MBG itu menambah daftar panjang kasus keracunan sejak program MBG diluncurkan pada 2025 lalu.
