BERAU TERKINI – Kehadiran Wings Air yang melayani rute Bandara Kalimarau tujuan Bandara Maratua diharapkan mampu membuat harga tiket menjadi lebih kompetitif.

Perjalanan ke Pulau Maratua semakin mudah dengan adanya rute baru pesawat Wings Air yang dibuka pada hari ini.

Kepala Bandara Kalimarau, Patah Atabri mengatakan bahwa dengan adanya rute baru tersebut bisa menambah konektivitas di wilayah Kalimantan Timur.

“Mendukung konektivitas di Kalimantan Timur dengan adanya rute yang baru,” ungkapnya kepada Berauterkini.co.id, Jumat (16/1/2026).

Selama ini, sudah ada rute perintis di mana itu merupakan subsidi dari pemerintah pusat.

Jika dengan diterbangkannya pesawat komersial dan Distributed Integrated Modular Avionics atau DIMA-nya sudah tercukupi, maka pesawat perintis akan dialihkan ke rute lain.

“Apabila nanti dengan diterbangi dengan pesawat komersial, DIMA-nya sudah mencukupi, nanti otomatis untuk penerbangan pesawat perintis akan dialihkan rute ke tempat lain,” ucapnya.

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud ikuti terbang perdana Wings Air rute Berau - Pulau Maratua (Diskominfo Kaltim)
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud ikuti terbang perdana Wings Air rute Berau – Pulau Maratua (Diskominfo Kaltim)

Dia menjelaskan, jumlah penumpang pesawat Wings Air rute Berau – Pulau Maratua hari ini berjumlah 69 orang tanpa kargo untuk keberangkatan.

Ia mengharapkan agar tiket pesawat menuju Pulau Maratua lebih diturunkan lagi, mengingat ini adalah penerbangan tunggal dan tiketnya cenderung melambung tinggi.

Selain itu juga akan bersaing dengan moda transportasi lain tentunya, jadi ia mengharapkan penurunan harga tiket pesawat.

“Harga tiket kalau bisa yang lebih terjangkau lah oleh masyarakat di Kalimantan Timur,” ujarnya.

Ia memaklumi harga tiket pesawat propeller seperti yang dioperasionalkan Wings Air memang lebih mahal dibandingkan pesawat perintis.

Namun ia berharap harga tiket bisa turun agar penerbangan itu bisa dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya di Berau tapi juga di seluruh Kalimantan Timur.

Lebih jauh, Patah Atabari menjelaskan bahwa penumpang pesawat rute baru ini belum menunjukkan peningkatan signifikan walaupun sedang libur tanggal merah.

“Tidak ada peningkatan yang signifikan masih sama dengan hari biasa,” katanya.