BERAU TERKINI – Seorang warganet laporkan kondisi ayunan di Taman Cendana, Tanjung Redeb, Berau yang membahayakan anak-anak, ini jawaban UPT Pertamanan dan Pemakaman Berau.
Seorang warganet melaporkan sebuah insiden di Taman Cendana, Tanjung Redeb, Berau yang membuat seorang anak terluka ketika bermain ayunan.
Insiden itu dilaporkan terjadi pada Minggu (18/1) kemarin yang membuat seorang anak dilarikan ke rumah sakit lantaran terkena ayunan besi yang diayun terlalu kencang.
Warganet itu mengatakan, tidak ada rambu peringatan di sekitar ayunan, sehingga berisiko terhadap keselamatan anak-anak.
Tak sampai di sana, warganet itu juga meminta pihak pengelola meninjau kembali area permainan anak-anak agar memberikan rasa aman dan nyaman.

Pantauan Berauterkini.co.id, di lokasi, Senin (19/1/2026) memperlihatkan kondisi ayunan di Taman Cendana dalam kondisi normal tanpa kerusakan.
Di bagian atas ayunan juga terlihat peringatan yang bertuliskan ‘Permainan Ini Untuk Anak di Usia 10 tahun’.
Ayunan dan beberapa permainan anak lainnya juga masih dimainkan oleh anak-anak yang tengah berada di Taman Cendana. Terlihat sejumlah orang tua turut mengawasi anaknya ketika bermain.
Sementara itu, Petugas Keamanan di Taman Cendana yakni Regina Selviana mengaku tidak mengetahui soal insiden tersebut.
Regina Selviana mengatakan bahwa dirinya lah yang menjaga taman di pagi hari, namun tidak ada laporan mengenai insiden tersebut.
“Nda tau, kemarin memang saya yang jaga pagi, saya dari pagi karena saya jaga pagi tapi nda tau ada laporan,” ujarnya kepada Berauterkini.co.id
“Emang aku yang jaga pagi, tapi nda ada yang insiden melapor bahwa ada, nda ada,” tambahnya.
Menurut Regina Selviana, sebagai petugas keamanan, pihaknya sering mengingatkan anak-anak saat bermain. Termasuk saat bermain ayunan agar tidak diayunkan terlalu tinggi dan kencang.
Namun kerap kali peringatan itu tidak dihiraukan, selain itu sejumlah orang tua juga kerap tak mengawasi anak-anaknya ketika bermain.
“Mohon maaf aja karena orang tuanya kadang main HP, walaupun kita sudah tegur ulang-ulang nda juga, namanya juga anak-anak,” ujarnya.
“Kita juga dengan kesibukan harus keliling untuk melihat keadaan di taman, jadi kadang juga aku tegur orang tuanya asyik main HP, di situ anak-anaknya ujung-ujungnya kena,” jelasnya.
Dirinya menyampaikan, jarang sekali terjadi insiden di Taman Cendana khususnya di area permainan anak.
“Kami di sini kan perhatikan terus, jadi syukurlah aman-aman aja,” ucapnya.

Adapun Kepala UPT Pertamanan dan Pemakaman Berau, Ramadiansyah mengimbau, agar orang tua juga turut mengawasi anak-anak ketika sedang bermain.
Menurutnya, keamanan dan keselamatan anak-anak menjadi tanggung jawab bersama tak hanya petugas di Taman Cendana saja.
“Sebenarnya kan ini namanya mainan harusnya didampingi orang tua, karena petugas taman, sekuriti, selain ngawasin orang masuk juga ngawasin yang keliling-keliling juga kan,” ujar Ramadiansyah.
“Sebetulnya sudah kita tulis permainan anak di bawah umur 10 tahun terus kalau anak bermain harap didampingi sama orang tua, makanya kan kita sudah usahakan seperti itu,” jelasnya.
