BERAU TERKINI – Agenda reses anggota DPRD Berau berlanjut di Kampung Payung-Payung, Kecamatan Maratua.
Ketua Komisi III DPRD Berau, Liliansyah, hadir langsung untuk mendengar kebutuhan masyarakat pulau terluar tersebut.
Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan usulan mendesak, yakni permintaan pembangunan bronjong penangkis gelombang untuk melindungi wilayah pesisir dari ancaman abrasi.
Kondisi geografis Payung-Payung yang berada tepat di garis pantai membuat ancaman gelombang tinggi menjadi perhatian serius.
“Kami sangat membutuhkan perlindungan pantai. Gelombang besar setiap tahun selalu menggerus pemukiman warga,” keluh seorang warga dikutip dari akun Instagram Humas DPRD Berau, Senin (8/12/2025).
Menanggapi hal tersebut, Liliansyah mengakui, kebutuhan penahan gelombang telah menjadi isu prioritas di wilayah kepulauan.
Ia menegaskan akan segera menyampaikan aspirasi ini ke dinas teknis agar dapat dilakukan kajian lapangan.
“Mitigasi abrasi adalah kebutuhan mendesak. Ini menyangkut keselamatan warga dan keberlangsungan kampung. Kami akan kawal agar masalah ini menjadi perhatian pemerintah daerah,” tegas Liliansyah. (*/Adv)
