BERAU TERKINI – Warga mengeluhkan kondisi jalan di Jembatan Gunung Tabur yang rusak, singgung banyaknya kasus kecelakaan.

Jembatan Gunung Tabur yang menghubungkan Kecamatan Gunung Tabur dan Kecamatan Teluk Bayur, Berau mengalami kerusakan di beberapa bagian jalan.

Terlihat kondisi aspal yang tidak rata dan beberapa lubang yang cukup dalam di beberapa ruas jalan.

Lubang jalan tersebut terlihat memanjang dan terkelupas yang merupakan sambungan ekspansi di jembatan tersebut.

Kondisi jalan rusak di Jembatan Gunung Tabur, Berau (Adrikni/BT)
Kondisi jalan rusak di Jembatan Gunung Tabur, Berau (Adrikni/BT)

Kondisi sambungan ekspansinya yang rusak menyebabkan munculnya lubang yang dalam.

Lubang jalan itu terlihat cukup dalam, kondisi itu membahayakan pengendara yang melintas khususnya pengendara motor.

Terlihat juga di sepanjang jembatan lumpur kering yang mengendap, yang ketika hujan pasti akan melebur dan licin.

Salah satu pedagang di sekitar Jembatan Gunung Tabur, Imam mengatakan, kondisi jembatan mengalami kerusakan sejak 8 bulan yang lalu.

Menurutnya, jembatan tersebut rusak karena sering dilintasi oleh kendaraan yang lewat melebihi kapasitas, bahkan kendaraan roda 10 pun melewati jembatan tersebut.

Dia menduga, kendaraan dengan muatan yang berlebih itu yang menyebabkan sambungan ekspansi pada jembatan rusak.

“Kapasitas truknya overload, jadi itu kan patah sambungan-sambungan itu,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kondisi jembatan kurang lebar dan kualitas aspal jembatannya kurang tebal, sehingga membutuhkan perhatian untuk segera diperbaiki.

“Langkah baiknya itu ditambal lagi dipertebal,” ungkapnya.

Kondisi jalan rusak di Jembatan Gunung Tabur, Berau (Adrikni/BT)
Kondisi jalan rusak di Jembatan Gunung Tabur, Berau (Adrikni/BT)

Ia mengatakan kondisi ruas jalan yang rusak itu menjadi penyebab terjadinya kecelakaan. Bahkan sempat ada korban jiwa akibat kecelakaan di Jembatan Gunung Tabur.

“Ya sering (Kecelakaan). Ada yang meninggal ibu itu di situ yang hari Jumat, ya agak lama sih,” katanya.

Dirinya berharap pihak terkait bisa segera memperbaiki ruas jalan yang rusak di Jembatan Gunung Tabur.

“Ya mohonlah di-up lah supaya ada perhatian dari pemerintahan,” harapnya.

Warga lain, Nur Rama mengatakan, kerusakan jalan di Jembatan Gunung Tabur sudah terjadi sejak 2 tahun lalu.

Ia mengatakan bahwa saat itu sering terjadi kecelakaan dibandingkan dengan sekarang.

Kondisi jalan rusak di Jembatan Gunung Tabur, Berau (Adrikni/BT)
Kondisi jalan rusak di Jembatan Gunung Tabur, Berau (Adrikni/BT)

“Kalau baru-baru kami sini banyak, banyak kecelakaan,” ujarnya.

Selain mengeluhkan kondisi ruas jalan yang rusak, Nur Rama juga mengeluhkan gelapnya kondisi jalan saat malam hari.

Menurutnya, warga sudah melaporkan kondisi Jembatan Gunung Tabur yang minim penerangan, namun belum ada perbaikan.

“Sudah tiga kali RT kami mengajukan kan karena gelap. Bilangnya agak susah sih karena provinsi. Memang ini bilangnya kan jalan provinsi,” ucapnya.