TANJUNG REDEB – Viral daftar biaya seragam sekolah dikeluhkan orang tua murid yang tersebar di grup Facebook.

Sebuah foto daftar perlengkapan sekolah senilai Rp1.450.000 ramai diperbincangkan warganet.

Dalam daftar tersebut tercantum berbagai jenis seragam dan atribut sekolah yang disebut-sebut wajib dibeli orang tua murid.

Meski belum diketahui pasti asal sekolah yang mengeluarkannya, diduga daftar biaya seragam sekolah itu berada di Kabupaten Berau, Kaltim.

Unggahan ini pertama kali dibagikan oleh akun Facebook di dalam grup Facebook jual beli area GUNUNG TABUR, pada Selasa (15/7/2025).

Dalam keterangannya, pengunggah menyisipkan keterangan: “Akhirnya gratis pool. Terima kasih atas programnya”, lengkap dengan emoji senyum tipis.

Dilihat Berauterkini.co.id, berikut rincian daftar perlengkapan yang viral:
Baju Olahraga – Rp223.000
Almamater – Rp176.000
Batik Putra – Rp126.000
Batik Putri – Rp136.000
Baju Putih Putra – Rp156.000
Baju Putih Putri – Rp165.000
Baju Pramuka Putra – Rp155.000
Baju Pramuka Putri – Rp165.000
Celana Abu-abu – Rp152.000
Rok Abu-abu – Rp150.000
Celana Putih – Rp152.000
Rok Putih – Rp150.000
Celana Pramuka – Rp150.000
Rok Pramuka – Rp150.000
Topi – Rp25.000
Kerudung Putih – Rp75.000
Kerudung Pramuka – Rp75.000
Kerudung Hitam – Rp75.000
Dasi Putra – Rp25.000
Dasi Putri – Rp25.000
Ikat Pinggang – Rp35.000
Kaos Kaki Putih – Rp25.000
Kaos Kaki Hitam – Rp25.000
Lambang Kelas – Rp6.000
Tanda Lokasi – Rp6.000
Logo Sekolah – Rp7.000
Logo Pramuka – Rp6.000

Total: Rp1.450.000

Unggahan tersebut langsung menuai reaksi beragam dari warganet. Banyak yang mempertanyakan komitmen pemerintah terhadap program pendidikan gratis.

“Gila. Mau sekolah saja dibuat begini. Kewajiban negara itu mencerdaskan kehidupan bangsa. Kalau begini, orang susah dilarang sekolah,” tulis warganet.

Ada pula yang menyoroti program pendidikan gratis yang dijanjikan Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, dan Wakil Gubernur Seno Aji, yang dikenal dengan slogan Gratispol.

“Pak gubernur jarang baca komen, sibuk dengan partainya.. huraa… konohAAA… dibohongin masih percaya… ikhlaskan aja sudah,” tulis warganet lainnya.

“Yang gratis pool hanya formulir,” tulis seorang warganet.

Namun tak sedikit pula yang menyarankan untuk tidak buru-buru menyimpulkan. Salah seorang warganet mengingatkan agar tidak terjebak pada informasi sepihak.

“Jangan langsung percaya… bisa saja ini dibuat-buat untuk menjatuhkan nama sekolah. Coba foto keseluruhannya, yang ada nama sekolahnya,” tulisnya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari instansi terkait mengenai kebenaran daftar tersebut.

Apakah benar berasal dari sekolah negeri di Berau, Kaltim atau hanya unggahan yang sengaja dibuat untuk memancing reaksi publik.