BERAU TERKINI – Sejumlah pemain Real Madrid membela Vinicius Junior yang mendapatkan perlakuan dari rasis dari pemain Benfica di laga Champions League.

Perlakuan rasis diterima pemain Real Madrid Vinicius Junior oleh penyerang Benfica FC Prestianni dalam laga play off leg 1 Champions League pagi tadi.

Vinicius Junior melaporkan pelanggaran itu ke wasit yang memimpin jalannya pertandingan Francois Letexier.

Pertandingan itu dihentikan selama delapan menit setelah Francois mengaktifkan protokol anti-rasisme pada menit ke 52.

Pemain Benfica Giannluca Prestianni (Instagram/@slbenfica)
Pemain Benfica Giannluca Prestianni (Instagram/@slbenfica)

Tersinggung dengan ulah Prestianni, Vinicius Junior parkir di bangku cadangan dan menolak untuk bermain kembali.

Pemain yang memberikan peringatan langsung di lapangan iala Kylian Mbappe.

Dia membela Vinicius Junior, karena tindakan Prestianni sangat tidak terpuji untuk level pemain profesional.

“Vini memberitahu kami kalau orang itu memanggilnya monyet,” kata Kylian Mbappe.

Pemain Real Madrid lainnya yakni Aurelien Tchouameni turut kecewa dengan tindakan rasis itu.

Menurutnya pemain profesional sejatinya harus mencontohkan perilaku yang baik dalam pertandingan di level tersebut.

Dia mengaku banyak memiliki teman asal Portugal. Namun hanya Prestianni yang bersikap tidak sopan.

“Kami tidak punya masalah dengan Benfica,” tegas dia.

Dalam laga 90 menit, di atas kertas Real Madrid menundukkan Benfica dengan skor 0-1 oleh gol semata wayang Vinicius Junior.