BERAU TERKINI – Dinas Perhubungan Kabupaten Berau mulai melakukan inspeksi keselamatan atau ramp check terhadap armada bus Damri pada Rabu (11/3/2026). 

Langkah ini diambil lebih cepat dari jadwal semula guna memastikan kesiapan transportasi darat dalam melayani lonjakan penumpang menjelang hari raya.

Jika sebelumnya pengecekan direncanakan dilakukan sepekan sebelum Lebaran, kali ini tim teknis Dishub sudah bergerak sembilan hari lebih awal.

Kepala Bidang Angkutan Dishub Berau, Hendra Syaifuddin, mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan lapangan, mayoritas unit terpantau dalam kondisi baik, meski terdapat satu unit yang memerlukan perbaikan teknis.

Hendra menjelaskan, terdapat tiga kategori dalam hasil ramp check ini, yakni kategori layak beroperasi, layak dengan catatan, serta kategori tidak layak jalan sama sekali.

Dari unit yang diperiksa, ditemukan satu bus Damri yang masuk dalam kategori layak dengan catatan, terutama terkait kondisi ban dan kepakeman rem.

“Boleh masuk kategori layak dengan catatan karena dia cuma ganti ban saja kan, tapi takutnya begitu kita balik kanan ban tidak diganti, jadi kami kasih saja tidak layak untuk operasi,” ungkap Hendra kepada Berauterkini, Rabu (11/3/2026).

Keputusan tegas tersebut diambil sebagai bentuk jaminan keamanan bagi calon penumpang.

Hendra menambahkan, untuk saat ini, pihaknya memprioritaskan pengecekan pada armada yang akan segera diberangkatkan dalam waktu dekat.

“Yang kita proses tadi kendaraan yang mau digunakan saja karena itu yang mau berangkat,” ujarnya.

Dalam prosesnya, tim penguji melihat berbagai aspek teknis secara mendalam, termasuk penggunaan smoke tester untuk mengecek emisi gas buang.

Jika kepulan asap terlalu pekat, hal itu mengindikasikan adanya masalah pada mesin yang dikhawatirkan membuat kendaraan tidak kuat saat melintasi jalur tanjakan.

Selain mesin, kelayakan ban, fungsi lampu, hingga ketersediaan hammer atau alat pemecah kaca dalam keadaan darurat juga menjadi fokus utama.

Terkait unit Damri lainnya yang belum diperiksa, Hendra menyebutkan, kendaraan-kendaraan tersebut memang masih dalam tahap perbaikan internal oleh pihak pengelola. 

Dishub memastikan akan tetap memantau seluruh armada agar tidak ada bus yang dipaksakan beroperasi jika belum memenuhi standar keselamatan.

“Yang lainnya kami lihat kondisinya dalam proses perbaikan pembenahan, tapi memang ada semua di tempat sudah kami cek,” jelasnya.

Hendra menambahkan, pengawasan tidak hanya berhenti di sektor darat.

Dishub Berau telah menjadwalkan pemeriksaan kelaikan untuk moda transportasi air, khususnya speedboat, yang akan dilaksanakan pada Jumat mendatang di Dermaga Sanggam. (*)