BERAU TERKINI – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Berau memastikan kesiapan moda transportasi beserta sumber daya manusia (SDM) yang memadai guna menyambut arus mudik dan libur Lebaran 2026.
Fokus utama pengawasan diarahkan pada angkutan sungai dan laut yang hingga kini masih menjadi primadona masyarakat Bumi Batiwakkal karena harganya yang jauh lebih terjangkau dibandingkan transportasi udara.
Kepala Dinas Perhubungan Berau, Andi Marewangeng, menjelaskan, rangkaian persiapan telah dimulai sejak pekan lalu melalui kegiatan ramp check atau inspeksi keselamatan menyeluruh.
Tidak hanya menyasar fisik kendaraan, Dishub juga melakukan pemeriksaan kesehatan dan tes narkoba bagi para pengemudi untuk menjamin keamanan perjalanan.

“Kami sudah lakukan ramp check angkutan darat, kami kemarin juga ramp check angkutan laut, nah itu betapa pentingnya keselamatan, itu sudah kami lakukan,” ungkap Andi kepada Berauterkini, Selasa (17/3/2026).
Menurutnya, kesehatan para pengemudi merupakan faktor krusial yang paling utama.
Setelah personel dinyatakan sehat dan bebas dari pengaruh zat terlarang, pemeriksaan berlanjut pada kelayakan mesin serta fisik armada.
Hal ini dilakukan untuk memilah angkutan mana yang benar-benar siap beroperasi dan mana yang harus masuk tahap perbaikan terlebih dahulu.
Selain kesiapan armada, Dishub juga memberikan imbauan tegas kepada para calon penumpang agar membatasi jumlah barang bawaan.
Pembatasan ini sangat penting guna mencegah terjadinya overload atau kelebihan muatan yang dapat membahayakan stabilitas kapal maupun kendaraan darat.
“Barang jangan sampai lebih dan itu juga akan diputuskan untuk mereka, kesepakatan berapa untuk satu orang,” tambahnya.
Andi menegaskan, pada prinsipnya, setiap perusahaan speedboat diwajibkan berangkat dengan memenuhi standar keselamatan yang ketat.
Semua aspek diperiksa secara detail, mulai dari kondisi pengemudi hingga kapasitas penumpang yang diangkut.
Guna memperkuat pengawasan di lapangan, pemerintah daerah juga telah membentuk posko keselamatan terpadu.
Posko ini melibatkan berbagai unsur mulai dari Kepolisian, TNI AL, hingga Dinas Kesehatan.
Langkah ini merupakan agenda rutin yang selalu disiagakan setiap kali memasuki periode besar seperti Natal, Tahun Baru, maupun Idulfitri.
“Sudah rutinitas kami setiap tahun, baik Natal dan tahun baru atau periode Lebaran, ini kan sudah kami bentuk posko-posko keselamatan Lebaran,” pungkasnya. (*)

