BERAU TERKINI – Aksi Nisa seorang perempuan yang berpakaian bak awak kabin Batik Air sempat viral, ia kini mendapatkan tawaran pendidikan menjadi pramugari.
Seorang perempuan yakni Nisa (23) tertangkap tangan berpakaian menyerupai awak kabin Batik Air.
Padahal, Nisa bukanlah seorang pramugari, melainkan penumpang Batik Air rute penerbangan Palembang – Jakarta.
Aksi Nisa itu menjadi sorotan warganet dan menjadi viral di media sosial.
Pihak Batik Air menegaskan bahwa Nisa adalah penumpang sah tetapi berpakaian bak pramugari Batik Air.

Nisa sendiri sudah menyampaikan permintaan maaf atas aksinya tersebut.
Usai viral dan menjadi sorotan warganet, kini nasib baik mendatangi Nisa.
Pasalnya salah satu lembaga pendidikan awak kabin yakni Aeronef Indonesia menawarkan pendidikan pramugari untuk Nisa.
Tak hanya itu, pendidikan pramugari yang disediakan oleh Aeronef Indonesia juga gratis khusus untuk Nisa.

Lewat akun Instagram resmi Aeronef Indonesia yakni @aeronefacademy, pihak Aeronef Indonesia memberikan kesempatan bagi Nisa untuk mengikuti pendidikan pramugari.
Alasannya karena aksi Nisa berawal dari niat untuk membahagiakan orang tua.
“Mungkin kak Nisa saat ini sedang bersedih, namun kak Nisa perlu tau bahwa kegagalan bukan akhir dari segalanya, melainkan awal dari cerita baru yang lebih hebat,” tulis akun @aeronefacademy.
“Beberapa waktu lalu, kita semua mendengar kisah Kak Nisa dari Palembang. Perjuangan dan semangatnya untuk membahagiakan orang tua sangat menyentuh hati. Kami di Aeronef Indonesia percaya bahwa niat baik layak mendapatkan jalan yang tepat,” tambahnya.
Pihak Aeronef Indonesia berharap jika Nisa mengikuti pendidikan pramugari maka cita-cita Nisa sebagai pramugari bisa dicapai.
“Untuk itu, kami secara resmi memanggil Kak Nisa untuk mengikuti PENDIDIKAN PRAMUGARI (100% GRATIS) di Aeronef Indonesia! Kami ingin membantu Kak Nisa mewujudkan mimpi mengenakan seragam pramugari yang sesungguhnya dengan bekal ilmu dan sertifikasi resmi,” jelasnya.
Meski demikian, belum diketahui secara pasti apakah Nisa akan menerima dan mengambil kesempatan yang diberikan oleh lembaga pendidikan Aeronef Indonesia itu.
