BERAU TERKINI – Uang saku atau transport bagi peserta silaturahmi dan coffee morning Kesbangpol Kaltim senilai Rp105 ribu tak jadi diberikan.
Hal ini dikonfirmasi oleh Plt Kepala Kesbangpol Kaltim, Arih Franata Filifus Sembiring.
Dia menyatakan bila sejatinya uang saku tersebut baru diusulkan ke Sekrpov Kaltim sekaligus peminjaman gedung Odah Bebaya kantor Gubernur Kaltim.
Hanya saja yang dipenuhi dari usulan tersebut hanya pemberian tempat untuk acara, tak bersama dengan uang saku.
Dari berita sebelumnya, dalam surat permohonan bernomor 200.1.4.4/145/S/Kesbangpol.III tercantum secara rinci kebutuhan konsumsi dan biaya transport bagi para peserta yang hadir dalam acara itu.
Secara rinci disebutkan pada poin kedua, penyediaan konsumsi berupa kopi, teh, makanan ringan atau snack, dan makanan kotakan sebanyak 450 porsi.
Pada poin ketiga, tertulis honorarium moderator sebesar Rp700 ribu dan honor narasumber senilai Rp1 juta.
Sementar peserta akan diberikan uang saku atau biaya transportasi senilai Rp105.000 per orang. Dengan total kebutuhan anggaran senilai Rp42 juta.

Pria yang dikenal dengan sebutan AFF Sembiring itu, memastikan bila hal itu hanya usulan saja dan belum dapat diberikan pada agenda tersebut.
“Karena saya ingin silaturahmi ini tidak merugikan, bisa mengganti uang buat peserta yang tak bekerja hari ini,” kata AFF Sembiring dalam laporan reels instagram Kaltim Today (@kaltimtoday.co).
“Saya mohon maaf, saya orang baru. Baru dilantik,” ucapnya.
AFF Sembiring menyatakan, pemberian uang saku tersebut merupakan bagian dari cara pemerintah untuk menjaga silaturahmi dengan masyarakat.
“Saya mohon maaf dengan tulus,” ujarnya.
Ia mengaku bersalah dengan pengusulan tersebut.
AFF Sembiring memastikan bila surat usulan itu belum sampai ke meja Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud.
“Tapi justru surat itu sudah sampai di tengah masyarakat,” kata dia.

