BERAU TERKINI – Peredaran uang palsu kembali meresahkan masyarakat. Kali ini, kasus tersebut terungkap di SPBU Mitra Abadi Sambaliung.
Manager SPBU Mitra Abadi Sambaliung, Albert, mengungkapkan, pihaknya beberapa kali menemukan uang palsu dari konsumen saat bertransaksi.
Menurutnya, uang palsu yang beredar hingga Rp500 ribu dalam kurun beberapa minggu terakhir berupa pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu.
“Sekitar bulan lalu kami temukan. Bahkan dua bulan sebelumnya juga pernah ada. Walau tidak terlalu sering, tapi tetap merugikan,” ungkapnya, Sabtu (20/9/2025).
Albert menjelaskan, sebagian besar uang palsu berhasil dikenali oleh karyawan SPBU. Jika ada yang mencurigakan, uang tersebut biasanya dikembalikan kepada konsumen.
Namun, tak jarang ada yang luput karena tingginya jumlah transaksi harian di SPBU.
“Kadang-kadang uang palsu itu dilipat dan diselipkan di sela-sela uang asli atau kadang konsumen buru-buru. Jadi petugas juga bisa kecolongan,” tambahnya.
Meski demikian, pihak SPBU sudah melakukan berbagai langkah antisipasi, mulai dari menyediakan alat deteksi uang dengan sinar ultraviolet (UV) hingga mesin pengecek uang. Namun, Albert mengakui, pemeriksaan satu per satu uang dari konsumen bisa memperlambat pelayanan.
“Kalau dicek semua, antrean akan panjang dan masyarakat jadi lama menunggu. Jadi, kami harus pintar-pintar menyeimbangkan antara pelayanan cepat dan ketelitian,” ujarnya.
Terkait temuan tersebut, Albert menyebut pihak SPBU belum melaporkannya secara resmi kepada aparat, lantaran kasusnya tidak terlalu sering.
Namun, ia menegaskan, pengawasan internal akan terus diperketat agar kasus serupa bisa diminimalkan.
“Kalau itu belum, tapi nanti akan kami laporkan juga jika kembali mendapat bukti,” pungkasnya. (*)
