KELAY – Polisi menduga sopir yang truknya terguling di dekat Jembatan Kelay dalam pengaruh narkotika.
Sebuah truk terguling di sekitar Jembatan Kelay pada Rabu pagi (16/7/2025), memicu kepanikan pengguna jalan dan sempat mengganggu arus lalu lintas.
Kecelakaan tunggal tersebut diduga kuat terjadi akibat sang sopir, berinisial A, berada di bawah pengaruh narkotika.
Kapolsek Kelay, AKP Sukidin, membenarkan insiden tersebut. Ia menyebutkan bahwa dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, ditemukan alat isap sabu atau bong di dalam kabin truk.
“Dugaan sementara, kecelakaan disebabkan pengaruh obat terlarang. Karena ditemukan alat hisap sabu di dalam truk. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini,” ungkapnya saat dikonfirmasi Berauterkini.co.id.
Saat ini, pengemudi truk sudah diamankan dan masih dalam proses penyelidikan secara intensif.
Hal itu dilakukan untuk memastikan dugaan penggunaan narkoba, pihak kepolisian akan melakukan tes urine terhadap sopir.

“Kami akan lakukan tes urine untuk memastikan apakah sopir ini memang positif menggunakan narkotika atau tidak,” tambah Kapolsek Kelay.
Truk yang terguling sempat menutup sebagian badan jalan di sekitar jembatan, menyebabkan kemacetan arus lalu lintas.
Namun, saat ini posisi kendaraan sudah dipindahkan dan tidak lagi menutup jalan, sehingga arus lalu lintas kembali normal.
“Truk sudah bergeser dan jalan bisa dilalui. Selanjutnya, akan dievakuasi dengan bantuan alat berat,” jelasnya.
Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Berau, AKP Agus Priyanto mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan mengenai temuan barang mencurigakan di dalam truk.
“Saya sudah minta tolong Kanit Reskrim Polsek Kelay untuk lakukan penyelidikan lebih lanjut,” ucapnya.
Namun begitu, AKP Agus belum bisa memastikan apakah bong tersebut memang digunakan untuk mengonsumsi sabu, atau hanya benda menyerupai alat hisap narkoba.
“Dari video yang dikirim memang terlihat seperti bong, tapi kami masih menunggu hasil penyelidikan dari Polsek untuk memastikannya,” pungkasnya.
